Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-09 08:51:33

Korsleting Listrik, Gudang PT Garmindo Ann Chemical Tegalsiwalan Terbakar

MEMBARA: Petugas berusaha memadamkan api yang melalap gudang obat-obatan pertanian milik Ali Nurmaksin, 41, warga Perum Kertas Leces Indah, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Minggu dinihari (9/8/2020).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Gudang obat-obatan pertanian ludes terbakar, Minggu (9/8/2020) dini hari. Diketahui pemilik gudang, Ali Nurmaksin, 41, warga Perum Kertas Leces Indah, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Dugaan sementara, api dipicu oleh percikan api akibat korsleting listrik. Kemudian titik api menyambar obat-obatan pertanian yang ada di dekatnya.

Kasi Pemadaman Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Su'ud, menerangkan bahwa petugas pemadam kebakaran menerima laporan dari Pak Tohed pukul 01.30. Hingga akhirnya petugas tiba di lokasi kejadian pukul 01.45. Usai petugas berjibaku dengan si jago merah, api dapat dipadamkan pukul 04.30. "Akibat korsleting listrik. Total kerugian masih dalam penghitungan. Untungnya tidak merembet ke rumah tetangga sebelah, yang penting tidak ada korban," terang Kasi Pemadaman Satpol PP Kabupaten Probolinggo, Su'ud.

Baca Juga : Laporan Rokok Ilegal Bisa Lewat Aplikasi Siroleg

Sedikitnya dua unit mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api. Yaitu satu unit Damkar barat berukuran medium pressure dan satu unit Damkar Kota Probolinggo. Delapan petugas Damkar, Koramil Tegalsiwalan dan Polsek Tegalsiwalan juga terlibat dalam pengamanan kebakaran tersebut. "Pemiliknya waktu kajadian tidak ada, pergi ke Malang. Hanya ada dua orang yang jaga," jelasnya.

Baca Juga : Lahan 27 Hektare Milik Pertamina di Pasuruan Terbakar, Ini Penyebabnya

Terpisah Kapolsek Tegalsiwalan, Kompol Ida Bagus G.K.W. membenarkan adanya peristiwa kebakaran pada rumah dan gudang obat pertanian di perum Kertas Leces Indah C11/5, Desa Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.

Adapun kejadian nahas itu bermula diketahui oleh penjaga gudang, Heru, 41, dan Anang, warga Perum Banjarsawah, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Mereka  melihat kobaran api pada kabel diatas plafon dalam gudang penyimpanan barang bahan pertanian tersebut. Selanjutnya kedua saksi berupaya melakukan upaya pemadaman dengan tabung pemadam. Namun karena api cepat menjalar dan membesar, sehingga tidak dapat dipadamkan dan membakar ke seluruh areal gudang.

Selanjutnya para saksi menghubungi  pemilik gudang dan Damkar Kabupaten Probolinggo serta  melalukan upaya pemadaman api. Hingga akhrinya dua unit Damkar dari Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo tiba di lokasi dan melanjutkan upaya pemadaman.

Nilai kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp 1 miliar. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. "Sekira jam 04.00 api berhasil dipadamkan, " terang Kapolsek Tegalsiwalan, Kompol Ida Bagus G.W.K. (hla/hvn)