Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-03 22:58:45

Kumpulkan Pakaian Bekas, Dijual Lalu Disalurkan ke Warga Terdampak Covid-19

PEDULI SESAMA: Kelompok pemuda Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember berinisiatif membantu warga terdampak covid-19 dengan pakaian layak pakai.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Bermula dari keprihatinan melihat bantuan pemerintah di masa pandemi covid-19 yang tidak merata, sekelompok pemuda di Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember berinisiatif membantu warga terdampak.

Berbeda dengan bantuan pada umumnya, bantuan itu direalisaikan dengan cara mengumpulkan baju bekas yang masih layak pakai dari para donator. Pakaian itu lalu dijual. Barulah hasil penjualan baju tersebut dibelikan sembako, untuk kemudian dibagikan ke warga terdampak.

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

Ayu Lestari, 26, inisiator gerakan sosial yang diberi nama “Pemuda Karangan Tengah” itu menjelaskan, baru awal bulan Juli 2020 lalu dirinya bersama beberapa anak muda sekitar rumahnya mengumpulkan baju bekas.

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

Sebelum dijual, baju-baju layak pakai itu disortir terlebih dahulu, kemudian dicuci dan disetrika. Lalu dengan membawa sepeda motor setiap hari Jumat dan Minggu, mereka keliling ke beberapa daerah di kabupaten Jember untuk menjual bajunya.

“Kita keliling jualan, kayak ke Kecamatan Panti, Rembangan, terus Bintoro. Alhmamdulilah ada yang beli. Bahkan ada yang datang ke sini (rumahnya, Red) untuk beli bajunya,” jelasnya.

Dari hasil penjualan awal, kata Ayu, mereka berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1,1 juta. Hasil penjualan itu, langsung dibelikan sembako seperti beras, minyak, dan telur.

Ayu menyebut, selain dijual dalam bentuk baju, kelompoknya juga membuat kerajinan keset yang terbuat dari baju tidak layak pakai. “Keset terbuat dari baju juga ada yang beli. Ibu-ibu sekitar sini pada pesen lalu kita buatkan,” imbuhnya.

Ibu satu anak itu berharap, gerakan kecilnya bisa terus berlanjut. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk ikut menyumbangkan baju bekas layak pakai, agar semakin banyak orang yang terbantu. (as/sp)