Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-25 19:06:03

Marak Penyelundupan Pupuk, KP3 Banyuwangi Akan Memanggil Para Distributor

BANYUWANGI, TADTODAYS.COM - Pemkab Banyuwangi akan memanggil distributor pupuk di wilayahnya, karena diduga banyak terjadi praktik penyelewengan pupuk bersubsidi yang dikirim ke luar daerah. Rencana pemanggilan itu buntut pengungkapan kasus dugaan penyelundupan pupuk subsidi, yang tengah ditangani Polresta Banyuwangi.

Salah satu kasus yang ditangani Polresta Banyuwangi, yakni penyelundupan pupuk subsidi di Kecamatan Kalipuro. Saat itu, kepolisian mengamankan dua orang tersangka yang bersiap mengirim pupuk bersubsidi dengan berat 2,5 ton ke Kabupaten Situbondo. Pupuk itu sudah diangkut kendaraan pikap.

Baca Juga : Antisipasi Arus Balik, Polresta Banyuwangi Terjunkan 920 Personel Gabungan

Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Banyuwangi, Mujiono mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya berencana akan memanggil para distributor pupuk yang ada di Banyuwangi.  "Ya, karena ada peluang pasti ada juga penyalahgunaan. Sehingga itu yang terus dilakukan para oknum," ujarnya.

Baca Juga : Pertanyakan Kasus Pria Ajak Minum Miras, Warga Demo Polresta Banyuwangi

Mujiono menambahkan, sebenarnya penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani sudah didasarkan by name by address yang terdaftar di elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) Tani.

Ia meminta para pihak untuk memperketat pengawasan, serta jangan pernah bermain-main dengan penyalagunaan pupuk bersubsidi.

Sementara itu, menurut Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M Khoiri mengatakan saat ini pihaknya belum bisa memastikan alokasi pupuk bersubsidi. Apabila masih ada kekurangan, maka Pemkab Banyuwangi akan meminta realokasi kepada Pemerintah Pusat. "Saat ini masih alokasi tahap pertama. Kita akan meminta realokasi untuk mencukupi kebutuhan di Banyuwangi," katanya. (rl/don)