Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-03 16:40:45

Membonceng Ibunya, Remaja Putri Ini Tewas Kecelakaan

LAKA MAUT: Relawan laka lantas, Juwardi, memeriksa kondisi jasad Firda Amalia yang kecelakaan saat berboncengan dengan ibunya, Supiyana.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Supiyana, warga RT 4 RW 2 Desa Karanganyar, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, harus merelakan kepergian Firda Amalia, 21, anaknya yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Kelurahan/Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jumat (3/9/2021) sekira pukul 13.30 WIB. Saat itu, ibu dan anak tersebut sedang berboncengan sepeda motor sebelum kecelakaan maut itu.

Kecelakaan tersebut terjadi antara sepeda motor Honda Vario W 6431 UH yang dikendarai Firda Amalia dan ibunya. Motor keduanya kecelakaan dengan kendaraan pikap nopol N 8934 NH yang dikemudikan Andika, 33, warga Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran.

Baca Juga : Penyakitnya Kambuh saat Kendarai Motor, Pria Asal Kanigaran Tewas Tabrak Tembok

Bripka Yerry Mugiarto, anggota Satlantas Polres Probolinggo Kota, saat ditemui di RSUD Mohamad Saleh  mengatakan, kecelakaan bermula ketika dua pengendara melaju dari arah yang berlawanan. Pikap melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga : Dua Pengedara Motor Tewas Terlindas Truk Aspal

Di tempat kejadian perkara, sopir pikap berusaha mendahului mobil yang berada di depannya. Diduga karena tak memperhitungkan jarak, muncul motor yang dikendarai Firda dari arah berlawanan. Kedua kendaraan pun bertabrakan. Firda dan ibunya sampai terpental ke bahu jalan. "Anaknya meninggal dunia dan ibunya sedang dirawat di IGD," katanya.

Yerry menyampaikan bahwa pengendara motor rencananya akan pulang ke rumahnya.

Polisi tengah melakukan penyelidikan kecelakaan tersebut, dan telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Polisi juga telah memintai keterangan sopir pikap dan Supiyana, yang sama-sama berada di IGD. (ang/don)