Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-08 15:29:54

PAC Ansor Pertanyakan Rangkap Jabatan Abdul Mujib

DUA JABATAN: Abdul Mujib (kemeja putih), saat menerima lembar pengesahan sebagai ketua DPC PKB Kota Probolinggo. Sementara, saat ini ia juga menjabat ketua GP Ansor Kota Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - 2 dari 5 Pengurus Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kota Probolinggo, mempertanyakan posisi Abdul Mujib yang terpilih sebagai Ketua DPC PKB Kota Probolinggo, Minggu (7/3/2021) kemarin. Menurut Ansor, Abdul Mujib tidak boleh rangkap jabatan karena sebelumnya ia juga terpilih sebagai ketua GP Ansor Kota Probolinggo.

2 PAC Ansor yang mempertanyakan itu yakni PAC Wonoasih dan Mayangan. Ketua PAC Wonoasih, Ansor Fajar Ilyas mengatakan, ketua GP Ansor dilarang rangkap jabatan sesuai dengan Peraturan Dasar (PD), Peraturan Rumah Tangga (PRT) dan Peraturan Organisasi (PO) Ansor tahun 2016 pada Bab lll.

Baca Juga : Terpilih Jadi Ketua PKB Kota Probolinggo, Abdul Mujib: Innalilahi

Dalam Bab III Pasal 10 angka 2 berbunyi, jabatan yang dilarang untuk dirangkap dalam kepengurusan GP Ansor adalah seluruh kelompok jabatan yang dilarang oleh PD/PRT GP Ansor, serta Aturan Dasar dan Aturan Rumah Tangga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

Baca Juga : Ini Pesan Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor untuk Bupati Jember Terpilih

Sementara pada huruf F ditekankan, bawah Jabatan Ketua GP Ansor di semua tingkatan dilarang menduduki posisi jabatan ketua partai politik di semua tingkatan. Berdasarkan regulasi tersebut, Fajar Ilyas meminta dengan segala hormat kepada Abdul Mujib untuk memilih salah satu jabatan antara ketua DPC PKB atau Ketua PC GP Ansor. “Dilarang rangkap jabatan,” kata Fajar.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Ketua PAC GP Ansor Mayangan Nasrullah, dan Wakil Ketua PAC GP Ansor Kedopok Achmad Zainullah. Dua pimpinan Ansor tersebut mengatakan, Abdul Mujib hingga saat ini belum dilantik sebagai ketua GP Ansor Kota Probolinggo.

Dikonfirmasi terpisah, Abdul Mujib mengatakan, belum waktunya untuk menyikapi pertanyaan dua pengurus PAC GP Ansor tersebut. Pasalnya, pihaknya belum melakukan apa-apa. "Tunggu aja nanti gimana, semua ada jalur koordinasinya," katanya. (ang/don)