Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-15 09:06:01

Pandemi Melandai, UMKM Batik Berangsur Bangkit

BATIK: Fesyen Merah Putih di alun-alun Kraksaan, Sabtu (13/8/2022) menjadi salah satu upaya membangkitkan batik Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - UMKM batik di Kabupaten Probolinggo sempat merosot, terdampak pandemi Covid-19. Kini, seiring melandainya pandemi, UMKM batik Kabupaten Probolinggo pun berangsur bangkit. Produksi dan penjualan mulai ada kenaikan dibanding masa pandemi parah.

Hal ini diakui Ketua Adikarya Perajin Batik Bordir dan Asesoris (APBBA) Kabupaten Probolinggo Mahrus Ali. Usai acara Fesyen Merah Putih di alun-alun Kraksaan, Sabtu (13/8/2022) sore, Mahrus menyatakan bahwa pasca pandemi ini penjualan meningkat.

Baca Juga : UKM IAAS Unej Latih Pembuatan Pewarna Batik Alami dari Batang Tembakau

Mahrus tidak menjelaskan secara detail berapa persen tingkat kenaikannya. Namun yang pasti menurutnya, penjualan para UMKM batik di Kabupaten Probolinggo setelah masa pandemi ini cukup membaik. "Pasar bukan hanya daerah, juga ada luar daerah," terangnya.

Baca Juga : Menuju 1 Abad NU, Gelar Sholawat dan Bazar UMKM di Alun-Alun Jember

Fesyen Merah Putih itu menurut Mahrus juga menjadi event untuk mendukung pengenalan batik khas Probolinggo. Cukup banyak UMKM batik yang menampilkan karyanya dan dikenakan oleh para peserta.

Banyak jenis batik yang ditampilkan. Salah satunya ialah batik pendalungan. Batik pendalungan khas Probolinggo ini mempunyai warna tajam, mengadopsi perpaduan warna Jawa dan Madura. "Keunikan warnanya tidak sama dengan warna Jawa dan Madura," ucapnya. (zr/why)