Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-13 20:15:03

Pasca Laka di Perlintasan Bayeman, PT KAI Minta Maaf

RILIS: PT KAI Daop 9 mengucapkan permohonan maaf atas terganggunya perjalanan KA Logawa, pasca kecelakaan di perlintasan Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. PT KAI memastikan, bahwa seluruh penumpang akan dipindahkan ke KA Ranggajati menuju Jember.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kecelakaan antara Kereta Api (KA) Logawa kontra Toyota Innova di perlintasan KM 90+7/8 Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Kamis (13/1) sore, telah mengganggu lalu lintas perkeretaapian di wilayah Daop 9. Untuk itu, PT KAI menyampaikan permohonan maaf secara tertulis.

Surat permohonan maaf itu tersebar berantai melalui pesan WhatsApp. Surat tersebut ditandatangani oleh Pelaksana Harian Manajer Humas Daop 9 Jember, Tohari.

Baca Juga : Jadi Korban Tabrak Lari, Perempuan Warga Rogojampi Tewas

 “Kami atas nama Manajemen KAI mengucapkan permohonan maaf kepada para pelanggan karena terganggunya perjalanan dan pelayanan kereta api akibat kejadian tersebut, yang mengakibatkan KA 249 Logawa tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena harus menunggu lokomotif pengganti dari Dipo Lokomotif Jember,” kata Tohari.

Baca Juga : Buntut Laka Sukoharjo, Kanit Laka dan Kasatlantas Dilaporkan ke Polresta

Tohari juga menyampaikan kepada para pelanggan KA Logawa untuk tidak khawatir, karena untuk melanjutkan perjalanannya dari Stasiun Probolinggo ke Stasiun Jember dapat naik KA 113 Ranggajati dengan kelas Bisnis maupun kelas Eksekutif.

Tohari menjelaskan, Kereta Api Ranggajati yang mengangkut KA Logawa akan tiba di Stasiun Jember Pukul 20.08 WIB

Tohari menambahkan bahwa, perlintasan di lokasi kejadian sudah dapat dilalui dengan aman dan dengan kecepatan normal. Penanganan telah dilakukan oleh petugas, baik dari sisi pengaturan operasional KA maupun prasarana jalur KA.

Diketahui, kecelakaan tersebut menewaskan 4 orang penumpang Toyota Innova. Keempatnya meninggal di lokasi kejadian. Dari empat korban itu, tiga orang berasal dari Surabaya. Sementara satu korban lainnya asal Kabupaten Bandung Barat.

Hingga pukul 19.30 WIB, keempat jasad korban masih berada di kamar jenazah RSUD Tongas. (ang/don)