Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-07 22:47:39

Pembatik Kota Probolinggo Dilatih Digital Marketing

PEMASARAN: Para pembatik Kota Probolinggo mendapat pelatihan digital marketing yang diselenggarakan oleh Dispopar Kota Probolinggo. Pelatihan itu digelar selama dua hari, dengan menghadirkan pelaku digital marketing.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Probolinggo, mengadakan pembinaan ekonomi kreatif. Kali ini yang disasar adalah kalangan pembatik. Selama dua hari, sebanyak 40 pembatik Kota Probolinggo diberi pelatihan digital marketing.

Di hari pertama, Senin (7/3/2022), pelatihan dilangsungkan di Gedung Bale Hinggil, Jalan dokter Sutomo Kota Probolinggo. Ada tiga narasumber yang dihadirkan, yaitu Imam Wahyudi selaku Ketua Forum Kota Probolinggo Kreatif sekaligus Direktur Multimedia tadatodays.com. Lalu, Rahmadani Fauzi, guru yang juga pemilik akun instragram probolinggo kita, dan Sigid Tri Anggoro selaku editor tadatodays.com.

Baca Juga : Pasar Santri Ramadan, Event Ekonomi Kreatif Wadah Kemandirian Pesantren Jember

Dalam pelatihan ini, Imam Wahyudi memaparkan tentang prinsip dasar marketing. Ia mengingatkan para pembatik agar memperkuat pemahaman dan strategi pemasaran, sebelum masuk ke digital marketing. Misalnya, memahami perbedaan antara penjualan atau sales dan pemasaran atau marketing.

Baca Juga : Pembatik Kota Probolinggo Belajar Bikin Konten Sosmed

Selanjutnya, menurut Imam Wahyudi, masuk ke digital marketing saat ini sudah menjadi keniscayaan bagi setiap jenis usaha. Sebab, era digital telah mengubah pola konsumsi informasi masyarakat. 

Berikutnya Rahmadani Fauzi membawakan materi “Cerdik Memanfaatkan Sosial Media Untuk Mempromosikan Produk”. Pria lulusan Program Studi Televisi dan Film di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember itu menjelaskan karakter-karakter media sosial, terutama instagram dan tiktok. Ia juga menjelaskan banyak tips agar konten yang diunggah di kedua sosial media tersebut, menarik perhatian.

Sedangkan Sigid Trianggoro memaparkan teknik dasar fotografi dan videografi untuk pembuatan konten media sosial. Ia menyatakan bahwa kamera handphone saat ini sudah canggih. Jadi, meski bermodalkan kamera hp, setiap orang bisa memproduksi konten foto maupun video berkualitas sangat baik. Nah, agar mampu memproduksi konten foto dan video dengan kualitas baik, maka Sigid menjelaskan teknik-teknik dasar foto dan videografi yang wajib dipahami para pembatik.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Kreatif pada Dispopar Kota Probolinggo Riski Fadilah mengatakan, pembinaan kali ini bertujuan agar pelaku ekonomi kreatif bisa mendapat wawasan mengenai teknik pemasaran di media sosial. “Pembinaan ekonomi kreatif ini, dalam rangka memberikan wawasan dan pengetahuan. Kali ini kita sasarannya ke pelaku batik,” ujarnya.

Menurut Kiki, sapaan Riski Fadilah, salah satu hal yang menjadi alasan diadakannya pembinaan ini adalah belum tercapainya wadah atau media bagi para pembatik untuk mempromosikan produknya.  “Karena belum ada media khusus yang mempromosikan batik Kota Probolinggo,” tuturnya.

Pembinaan ini tak hanya memberikan landasan teori. Para peserta juga akan diajak praktik langsung memproduksi foto dan video untuk konten sosial media. Praktik ini dilangsungkan di hari kedua, yaitu Selasa (8/3/2022), di Gedung Kesenian Kota Probolinggo. “Pembinaannya 2 hari. Yang pertama teori, hari ini. Untuk besok, hari kedua rencananya akan ada praktik hasil pembinaan,” ujarnya. (alv/don)