Pemkot Probolinggo Wacanakan Beasiswa Perguruan Tinggi untuk 500 Siswa di Tahun 2026

Alvi Warda
Wednesday, 26 Nov 2025 15:06 WIB

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Di tengah pembahasan Rancangan APBD tahun 2026, Pemkot Probolinggo menggulirkan wacana beasiswa perguruan tinggi untuk 500 siswa. Wacana ini masih menunggu keputusan dan saran Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Probolinggo.
Hal ini terungkap dalam lanjutan rapat Banggar membahas R-ABPD Kota Probolinggo tahun 2026, Rabu (26/11/2025) pagi. Pembahasan sampai pada rancangan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo.
Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Siti Romlah menjelaskan, akan ada 500 siswa yang akan diberi beasiswa perguruan tinggi. Kategorinya dari keluarga miskin, mulai dari desil 1 hingga 5. "Atas saran Pj Sekda, kita berencana merekomendasikan (beasiswa, red) kampus Universitas Terbuka (UT) untuk pilihan sementara," ucapnya.



Wakil Ketua I DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib memberikan saran. Menurutnya, kampus pilihan untuk calon siswa tersebut seharusnya tidak hanya Kampus UT. "Iya kalau semua mau di UT. Jadi, tolok ukur juga kan kampus-kampus yang ada di Kota Probolinggo. Terus komponen pembiayaannya apa? biaya hidup atau hanya uang semester?" ujarnya.
Sebelum pernyataan Mujib dijawab, anggota Banggar Sibro Malisi juga memberikan saran. Ia mengatakan Pemkot harus menentukan fiskal terlebih dahulu. Sebab, memberikan biaya untuk kuliah di perguruan tinggi, menurut Sibro bukan menjadi kewajiban pemerintah daerah. "Ini kan bukan kewenangan yang wajib begitubya. Tetapi kalau mau, ya tidak haram,” katanya.
Kemudian Mujib menyanggah dengan bertanya, apakah rencana ini sudah dicantumkan di rancangan APBD atau belum. Sebab, ia mengingat rencana ini tidak tercantum dalam KUA-PPAS APBD 2025. "Saya pikir sudah ada dan dicantumkan. Nanti berarti masih mau menggeser. Kalau gitu ya gak perlu. Kita gak tahu yang mana mau digeser juga kan? Berarti ada pergeseran kan ya?" katanya.
Siti Romlah mengiyakan. Menurutnya, pemberian beasiswa ini memang belum tercantum dalam R-APBD 2026, karena masih menjadi wacana. Terkait anggaran, pergeseran akan dilakukan dengan anggaran pelatihan Artificial Intelligence (AI) yang sudah pernah dilakukan. "Mohon saran Banggar nantinya seperti apa," katanya.
Sementara, Ketua DPRD Kota Probolinggo Sinta Dwi Laksmi mengatakan pembahasan ini akan ditampung dengan memberikan saran banggar setelah pembahasan rampung. (alv/why)





Share to
 (lp).jpg)



