Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-05-21 18:10:35

Pemuda Paiton Jadi Korban Tewas Tabrak Lari

KORBAN: Jasad Dedi Hariyanto, pemuda asal Desa Plampang, Paiton, saat masih disemayamkan di pendingin kamar mayat RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tragis nasib Dedi Hariyanto, warga Desa Plampang, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, pemuda 25 tahun itu menjadi korban tewas dalam insiden tabrak lari, Jumat (20/5/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dini hari itu Dedi ditabrak saat berjalan kaki di jalan raya masuk Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton. Tepatnya 10 meter sebelah timur kolam renang Jabung.

Baca Juga : Tiga Pemuda yang Diamankan pasca Tabrakan, Ternyata Residivis Curanmor

Kanit Laka pada Satlantas Polres Probolinggo Iptu I Nyoman Harayasa mengatakan, sebelumnya identitas korban belum diketahui. Hingga akhirnya pada saat pengiriman jasad korban ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, tidak ada keluarga yang menemani.

Baca Juga : Bertabrakan, Kedapatan Bawa Kunci T, Tiga Pemuda Diamankan

Informasi kejadian tersebut kemudian disebar melalui media, bahwa telah terjadi korban tabrak lari. Hingga akhirnya pada Jumat (20/5) malam, ada orang yang mengakui bahwa korban masih merupakan keluarganya. "Akhirnya korban dibawa ke rumah duka," terang Iptu Nyoman, Sabtu (21/5/2021).

Menurut informasi yang diterimanya, tambah Iptu Nyoman, dalam kecelakaan itu sebuah kendaraan yang tak dikenali melaju dari arah timur ke barat. Namun tidak jelas kendaraan jenis apa.

Sesampai di lokasi, kendaraan tersebut menabrak korban yang sedang menyeberang, dari arah utara ke selatan. Korban tertabrak dan meninggal di lokasi kejadian. "Untuk kendaraannya terus melaju kencang ke barat," katanya.

Sementara, Koordinator Kamar Mayar RSUD Waluyo Jati Kraksaan Mujino menjelaskan bahwa mayat korban kecelakaan tabrak lari itu tiba di RSUD pada Jumat dini hari. Kemudian jenazah tersebut dibawa pulang ke rumah duka pada Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 01.00 WIB. "Dibawa menggunakan mobil ambulans rumah sakit," terang Mujino melalui pesan teks. (zr/why)