Penerbangan Jember–Surabaya Dibuka Lagi, Pemkab Bidik Percepatan Mobilitas dan Ekonomi

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Monday, 01 Jun 2026 16:47 WIB

Penerbangan Jember–Surabaya Dibuka Lagi, Pemkab Bidik Percepatan Mobilitas dan Ekonomi

PERESMIAN: Bupati Jember Muhammad Fawait saat peresmian pembukaan rute penerbangan Jember-Surabaya di Bandara Notohadinegoro.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Rute penerbangan Jember–Surabaya resmi kembali beroperasi mulai Senin (1/6/2026). Kehadiran kembali jalur udara tersebut diharapkan mampu mempercepat mobilitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut pembukaan rute menuju Surabaya menjadi bagian penting dalam memperkuat konektivitas Jember dengan pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur maupun nasional.

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhir keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu hambatan dalam mempercepat pembangunan daerah. Karena itu, kembalinya penerbangan dari Bandara Notohadinegoro dinilai akan berdampak terhadap aktivitas investasi, perdagangan, hingga pelayanan masyarakat.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, kami berharap pergerakan ekonomi masyarakat juga semakin meningkat,” kata Fawait.

Ia menambahkan, saat ini Bandara Notohadinegoro telah kembali melayani rute Jakarta, Bali, dan Surabaya. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong penguatan konektivitas untuk mendukung pertumbuhan kawasan Tapal Kuda.

Sementara itu, Presiden Direktur Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan penerbangan Jember–Surabaya bukan sekadar menghubungkan dua kota, tetapi membuka akses masyarakat Jember ke ratusan tujuan lain.

Melalui jaringan Lion Group, lanjut Daniel, penumpang dari Jember dapat terhubung ke 144 kota di Indonesia dan sekitar 200 kota di dunia melalui transit di Surabaya. “Dari Surabaya masyarakat Jember bisa melanjutkan penerbangan ke berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri seperti Kuala Lumpur dan Bangkok,” ujarnya.

Ia juga menyebut konektivitas tersebut membuka peluang lebih mudah bagi masyarakat yang hendak menjalankan ibadah umrah melalui penerbangan langsung Surabaya menuju Madinah maupun Jeddah.

Menurut Daniel, jadwal penerbangan dari Jember yang tiba menjelang siang di Surabaya memberi keuntungan karena penumpang memiliki lebih banyak pilihan penerbangan lanjutan ke berbagai wilayah. “Ini akan menjadi tulang punggung konektivitas masyarakat Jember menuju daerah lain di Indonesia,” katanya.

Rute Jember–Surabaya dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Rute tersebut dibandrol dengan tarif mulai dari Rp 677 ribu. (dsm/why)


Share to