Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-03 15:54:10

Pengendara Motor Jatuh di Jalan Semeru yang Belum Rampung Diperbaiki

MASIH DIPERBAIKI: Farhan, seorang warga di Jalan Semeru, Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, menunjukkan lokasi pengendara motor terjatuh.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dua orang pengendara motor di Jl. Semeru Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, terjatuh. Dari dua pengendara itu, satu orang di antaranya merupakan ibu hamil. Diketahui, kondisi jalan tersebut berlubang selama sekitar 1,5 tahun dan masih dalam tahap perbaikan.

Dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di Toko Sumber Harapan milik Suep, Selasa (3/8/2021), kecelakaan dua pengendara motor itu terjadi dalam waktu berbeda.

Baca Juga : Penyakitnya Kambuh saat Kendarai Motor, Pria Asal Kanigaran Tewas Tabrak Tembok

Korban pertama adalah seorang perempuan hamil. Sementara korban kedua adalah seorang laki-laki. Hanya saja, kamera CCTV milik Suep hanya menangkap kecelakaan dengan korban perempuan.

Baca Juga : Dua Pengedara Motor Tewas Terlindas Truk Aspal

Dalam rekaman video, terlihat pengendara perempuan mulanya saat hendak menyalip truk di depannya dari arah timur ke barat dari sisi kanan truk.

Karena kondisi jalan yang tidak rata dan hanya lajur selatan yang diperbaiki, membuat pengendara tersebut terjatuh di lajur utara. Beruntung laju truk tidak kencang, sehingga tak sampai mengenai tubuh perempuan tersebut.

Farhan, 35, pemilik mebel di dekat TKP membenarkan kecelakaan tunggal tersebut. Menurutnya, kecelakaan itu disebabkan kondisi jalan tidak rata. “Karena proses perbaikan,” kata Farhan.

Sepengetahuan Farhan, perbaikan Jalan Semeru baru dilakukan pada Senin (2/8/2021) malam kemarin.

Sementara itu, Plt Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR-Perkim setempat Gigih Ardytiawan mengatakan, perbaikan Jalan Semeru sepanjang 75 meter tersebut masuk tahap ujicoba. Hasil pengaspalan sementara ini, nantinya akan diuji di laboratorium di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS). “Selama lebih kurang 7 sampai 10 hari,” kata Gigih.

Oleh karena itu, Gigih menyampaikan bahwa hasil uji laboratorium yang memenuhi syarat sesuai aturan Spesifikasi Umum Tahun 2018 Revisi 2 Direktorat Jenderal Bina Marga, akan dilanjutkan dengan perbaikan jalan sepanjang 855 meter.

Gigih menambahkan, pengembangan perbaikan jalan itu dikerjakan oleh CV. Batumas Probolinggo dengan anggaran Rp 1 miliar. Terkait kecelakaan itu, pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati karena proses perbaikan jalan masih dilakukan. (ang/don)