Iqbal Al Fardi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-04 06:48:49

Pentaskan "Pish", Gelanggang Meriahkan Ultah Kelima Museum Huruf

ULTAH: Teater Gelanggang tampil dalam acara ulang tahun kelima Museum Huruf, Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Untuk merayakan ulang tahunnya yang kelima, Museum Huruf di Jember menggelar acara selama sepekan. Pada Sabtu (3/9/2022) pukul 20.00 ada Teater Gelanggang yang tampil dengan karya berjudul “Pish”.

Menginjak hari keenam, sepekan acara ulang tahunnya, Museum Huruf hadirkan pentas teater dari Gelanggang. Aktor yang tampil pada acara tersebut ialah Yudha dan Cindy.

Baca Juga : Sukses Teater Gembok Pentaskan “Sumber Sentong”

Sebelum menginjak acara pementasan, band lokal Jember Crayon menunjukkan kebolehannya dalam bermusik. Band yang sudah berdiri sejak tahun 2011 itu membawakan empat lagu ciptaanyan sendiri.

Selepas penampilan musik, Teater Gelanggang tampil dengan karyanya yang berjudul "Pish". Dalam pentas ini, Gelanggang mencoba merefleksikan keadaan manusia tanpa bahasa.

Dalam pentas tersebut, penonton juga turut berpartisipasi. Yuda membagikan kertas kosong pada penonton untuk ditulis sebuah kata dengan latar musik dengung panjang.

Usai tulisan dari penonton terkumpul, lantas Cindy dan Yuda mengucapkan kata yang ditulis. Sembari mengucapkan kata yang tertulis, mereka berdua melakukan gerakan repetisi.  Lalu mereka menyerok kumpulan kertas yang sudah diremas.

Salah seorang penonton Ivan Nabil mengutarakan pendapatnya bahwa makna pementasan yang dibawakan Gelanggang ialah kontrol bahasa atas manusia. "Kalau pendapatku, dari pementasan Gelanggang, bahasa mengontrol peradaban manusia," kata Ivan yang juga mahasiswa semester 9 di FIB Unej.

Sementara, Yuda menjelaskan bahwa pentasnya mengangkat tentang bagaimana bahasa itu muncul dalam peradaban manusia. "Jadi, dari pentas ini kami ingin mengangkat bagaimana bahasa muncul dalam peradaban manusia," jelas pria yang sudah menulis novel "Matahari Matakaki". (iaf/why)