Pertamina Buka Peluang Bangun Depo Avtur di Jember

Dwi Sugesti Megamuslimah
Sabtu, 17 Jan 2026 16:44 WIB

PERTAMINA: Eksekutif General Manager PT Pertamina Patraniaga Regional JatimBaliNus, Iwan Yudah Wibawa (tengah) saat di Bandara Notohadinegoro, Kamis (14/1/2026).
JEMBER, TADATODAYS.COM - PT Pertamina Patra Niaga membuka peluang pengembangan layanan avtur di Bandara Notohadinegoro, termasuk kemungkinan penambahan armada hingga pembangunan depo avtur permanen seiring meningkatnya aktivitas penerbangan di Jember.
Eksekutif General Manager PT Pertamina Patraniaga Regional JatimBaliNus, Iwan Yudha Wibawa, mengatakan bahwa saat ini layanan avtur di Bandara Notohadinegoro masih berada pada tahap awal. Namun, Pertamina Patra Niaga melihat adanya potensi pertumbuhan penerbangan yang cukup menjanjikan di wilayah tersebut.
“Sementara ini kami menyiapkan satu unit refueller, satu troli, dan satu bridging. Ke depan, apabila perkembangan penerbangan di Jember semakin meningkat, tidak menutup kemungkinan kami akan menambah refueller atau bahkan menyiapkan depo avtur di sini,” ujar Iwan saat membuka pengisian avtur di Bandara Notohadinegoro beberapa waktu lalu.
Saat ini, kapasitas pengisian avtur mencapai 3.000 liter per penerbangan dengan dukungan tangki berkapasitas 16.000 liter. Pasokan avtur disuplai dari dua titik, yakni Depo Banyuwangi dan Depo Juanda Surabaya, untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tetap aman dan berkelanjutan.

Iwan menegaskan, Pertamina Patra Niaga tidak semata-mata melihat aspek bisnis dalam pengembangan layanan ini. Menurutnya, dukungan terhadap pertumbuhan daerah dan kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan utama.
“Kami fokus mendampingi pertumbuhan dan pembangunan di Jember. Potensi ke depan cukup baik, terutama untuk kebutuhan BBM aviasi, sehingga perlu disiapkan sejak dini,” jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jember menyambut positif sinyal pengembangan layanan avtur tersebut. Bupati Jember Muhammad Fawait menilai, keberlanjutan layanan avtur akan memperkuat konektivitas udara dan membuka peluang ekonomi baru di daerah.
Dengan adanya peluang pembangunan depo avtur di Jember, Bandara Notohadinegoro diharapkan tidak hanya menjadi bandara pengumpan, tetapi juga mampu mendukung rute penerbangan yang lebih luas serta meningkatkan daya saing transportasi udara di kawasan Tapal Kuda. (dsm/why)


Share to
 (lp).jpg)
