Pilkades 2027 di Jember Digagas Mandiri, Kandidat Siap Patungan Biayai Pemilihan

Dwi Sugesti Megamuslimah
Monday, 06 Apr 2026 18:16 WIB

Bupati Jember Muhammad Fawait. (Dok: kominfo Jember)
JEMBER, TADATODAYS.COM - Rencana pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027 di Kabupaten Jember mengarah pada skema baru. Tak lagi bergantung pada APBD maupun Dana Desa, para calon kepala desa disebut siap urunan membiayai sendiri proses demokrasi di tingkat desa.
Bupati Jember Muhammad Fawait mengungkapkan, wacana pembiayaan mandiri Pilkades itu muncul dari aspirasi para kepala desa sendiri. Hal tersebut mencuat dalam pertemuan yang digelar di kawasan Rembangan beberapa waktu lalu.
Dalam forum itu, sedikitnya 99 kepala desa disebut menyatakan kesanggupan jika pelaksanaan Pilkades tidak lagi membebani keuangan daerah. “Waktu pertemuan di Rembangan, hampir 99 kepala desa menyampaikan kesiapan. Dengan semangat efisiensi, mereka mengusulkan agar Pilkades dibiayai mandiri oleh para calon,” ujar Fawait, Senin (6/4/2026).
Skema yang ditawarkan cukup sederhana. Seluruh biaya pelaksanaan pemilihan akan ditanggung bersama oleh para kandidat yang maju. Dengan begitu, anggaran daerah yang selama ini dialokasikan untuk Pilkades bisa dialihkan ke sektor lain yang dinilai lebih produktif. “Kalau misalnya ada lima calon, ya biaya dibagi lima. Jadi tidak lagi membebani APBD atau Dana Desa,” jelasnya.

Menurut Fawait, langkah ini menjadi bagian dari upaya efisiensi fiskal daerah. Ia menilai, anggaran yang sebelumnya terserap untuk kebutuhan logistik Pilkades bisa dimaksimalkan untuk pembangunan, khususnya di desa.
Ia pun mengaku mengapresiasi sikap para kepala desa dan calon kandidat yang dinilai rela mengedepankan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi. “Saya cukup terharu. Mereka dengan sukarela siap menggunakan dana pribadi, bukan dari APBD atau Dana Desa,” tambahnya.
Sebagai informasi, Pilkades serentak di Jember dijadwalkan berlangsung pada 2027. Pemilihan ini akan mencakup desa-desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir maupun yang saat ini masih dipimpin penjabat kepala desa. (dsm/why)
.jpg)


Share to
 (lp).jpg)