Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-10 20:50:49

Pingsan saat Latihan, Pesilat Ini Meninggal di Tengah Perjalanan ke Puskesmas

Ilustrasi

JEMBER, TADATODAYS.COM - Salah seorang pesilat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Jember meninggal dunia, saat melakukan latihan rutin pada Rabu (9/6/2021) malam kemarin. Sebelum meninggal, pesilat tersebut pingsan.

Pesilat tersebut yakni Farhat Ariansyah,18, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Tempurejo. Saat itu ada 4 orang yang mengikuti latihan, dengan 3 orang pelatih.

Baca Juga : Dua Oknum Pesilat PSHT Dibekuk, Tujuh Lainnya Buron

Kejadian itu, diungkapkan oleh Kapolsek Tempurejo, Ajun Komisaris Polisi Zuhri, Kamis (10/6/2021) sore.

Baca Juga : Kapolres Jember Berjanji Selesaikan Kasus PSHT versus Pagar Nusa

Zuhri menerangkan, mulanya pada Rabu sekitar 21.00 WIB, korban mengikuti latihan rutin di halaman rumah warga di Desa Tempurejo/Tempurejo, Kabupaten Jember. Seperti biasanya dengan dipandu seorang pelatih, latihan itu berlangsung selama kurang lebih dua jam.

Pada satu jam awal, korban bersama rekanya sempat istirahat. Kemudian latihan kembali dilanjutkan. Tiba-tiba, korban mengalami pingsan mendadak.

Zuhri melanjutkan, pelatih dan teman korban sontak kaget kemudian langsung membawanya ke Puskesmas Tempurejo.

Namun nahas, di tengah perjalanan korban yang masih berusia 18 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya.

Mengenai penyebab kematian, Zuhri tidak bisa menerangkan lebih jauh lantaran pihak keluarga tidak menghendaki adanya pemeriksaan terhadap jenazah korban. "Pihak keluarga tidak menghendaki kasus itu, ditindak lanjuti secara hukum," katanya.

Ia menambahkan, karena pihak keluarga menganggap kematian anaknya sebagai takdir, maka kepolisian tidak melanjutkan tindakan apa-apa terkait meninggalnya murid silat tersebut. "Yasudah," ujarnya. (as/don)