Pipa Air Hilang Diterjang Banjir Pakis, Warga Andalkan Droping Air Bersih

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Tuesday, 03 Feb 2026 18:42 WIB

Pipa Air Hilang Diterjang Banjir Pakis, Warga Andalkan Droping Air Bersih

AIR: PMI Jember saat melakukan droping air bersih di lokasi terdampak Banjir Bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, memutus akses air bersih warga. Sedikitnya 120 meter pipa distribusi air hilang terseret arus, membuat puluhan kepala keluarga kesulitan memenuhi kebutuhan air harian.

Hasil kaji cepat di lapangan mencatat sekitar 100 kepala keluarga terdampak. Sejak jaringan air rusak, warga tidak lagi bisa mengakses air bersih dari saluran utama.

Sekretaris PMI Jember, Ghufron Eviyan Efendy, mengatakan kebutuhan paling mendesak saat ini adalah air bersih karena jaringan distribusi belum bisa digunakan. “Dari asesmen di lokasi, kebutuhan paling mendesak warga saat ini air bersih,” ujarnya, Selasa (3/2/2026) sore.

Untuk menutup kebutuhan tersebut, distribusi air bersih dilakukan menggunakan tandon berkapasitas 1.100 liter. Air diisi menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Setiap hari, kata dia, sekitar 3.300 liter air bersih disalurkan untuk warga terdampak sampai jaringan air kembali normal.

Selain krisis air bersih, satu warga dilaporkan hanyut dan masih dalam pencarian tim gabungan. Pencarian melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar. "Kerusakan jaringan air menjadi salah satu dampak paling terasa bagi warga karena mempengaruhi kebutuhan dasar harian. Hingga kini, warga masih bergantung pada suplai air bersih dari luar desa," katanya. (dsm/why)


Share to