Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-08 05:43:05

PMI Jember Dirikan 5 Posko Kesehatan Selama 10 Hari, Ini Titiknya

POSKES: Posko Kesehatan yang didirikan PMI Jember akan siaga selama 10 hari, guna memaksimalkan layanan kesehatan selama lebaran.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2021, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember mendirikan 5 posko kesehatan dan pelayanan mobil ambulans.

Posko tersebut dibuka dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat Jember pada saat hilir mudik antar kecamatan, baik sebelum dan sesudah lebaran.

Baca Juga : Menjelang Lebaran, Pekerja Migran Terus Berdatangan dan Langsung Dikarantina

Rencananya, posko akan dibuka selama 10 hari, dimulai pada tanggal 7 hingga 17 Mei 2021 mendatang. Hal itu, disampaikan oleh ketua PMI Jember Zaenal Marzuki.

Baca Juga : Pastikan Aman Covid-19, Pemkab Jember Kawal ketat Kedatangan Pekerja Migran

Zaenal menyebut, akan ada 10 petugas di setiap pos kesehatan dengan menggunakan sistem bergantian. Mereka akan bersiap siaga selama 24 jam di posko tersebut. Para petugas itu terdiri dari dokter, perawat, relawan dan tenaga pendukung. "Seluruh kekuatan PMI Jember kami siagakan," ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Adapun lima titik posko yang telah dibuka di antaranya, Posko Induk dipusatkan di Markas PMI Kabupaten Jember Jalan Jawa nomor 57 Kecamatan Sumbersari. "Posko induk ini berfungsi sebagai posko pengendali kesiapsiagaan," katanya.

Kedua, posko medis di Klinik Pratama PMI di Jalan Brawijaya nomor 61 A Kecamatan Jubung. Ketiga, posko kesehatan yang bersinergi dengan Polres Jember di Pos Jalan Raya Depan Roxy dan di pos polisi samping Lapas Jember.

Selanjutnya, Posko Unit Donor Darah Jalan Srikoyo nomor 115 Kecamatan Patrang yang bertugas untuk menjamin kebutuhan darah selama liburan Idul Fitri 1442 H.

Kemudian, posko terahir yakni posko medis di lokasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan di wilayah Pancer, Puger dan Watuulo Kecamatan Ambulu.

Zaenal mengimbau kepada masyarakat Jember untuk tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan guna mempersempit penyebaran virus dengan sering cuci tangan, jaga jarak, gunakan masker dan mengubah prilaku hidup bersih dan sehat

"Ingat, Idul Fitri tahun ini masih  dalam kondisi wabah Covid-19," katanya.

Untuk diketahui, selama libur lebaran tidak ada penyekatan di dalam Kabupaten Jember. Hal itu ditegaskan oleh  Kasatlantas Polres Jember AKP Jimmy H Manurung. "Sampai saat ini tidak ada penyekatan," ujarnya, Jumat (7/5). (as/don)