Pohon Dominasi Gangguan Listrik, PLN Fokus Kalisat-Sumberjambe-Ledokombo

Dwi Sugesti Megamuslimah
Thursday, 13 Aug 2026 17:57 WIB

PEMELIHARAAN: Petugas UP3 PLN Jember saat melakukan pemeliharaan pohon yang berada di sekitar jaringan listrik di wilayah Kecamatan Ledokombo.
JEMBER, TADATODAYS.COM - Pohon menjadi salah satu penyebab utama gangguan jaringan listrik di Jember dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian PLN UP3 Jember menjelang musim hujan dan angin.
Manajer PLN UP3 Jember Achmad Ariansyah mengatakan, berdasarkan hasil monitoring dalam satu hingga dua pekan terakhir, gangguan jaringan mulai mengalami peningkatan. Dari hasil inspeksi, sebagian besar gangguan tersebut berkaitan dengan pohon yang berada di sekitar jaringan listrik.
“Gangguan ini mulai sedikit ada peningkatan. Hasil temuan penyebab gangguan tersebut didominasi oleh pohon,” kata Ariansyah Kamis (13/8/2026).
Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih besar, PLN memetakan sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengganggu jaringan. Tiga wilayah menjadi fokus, yakni Kecamatan Kalisat, Sumberjambe, dan Ledokombo.
Menurut Aryanto, pohon yang berada di sekitar jaringan tidak hanya berpotensi menyebabkan listrik padam. Saat angin kencang, dahan atau batang pohon bisa bergerak dan menyentuh jaringan. Risiko lebih besar terjadi ketika pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik.
“Selain menjadi penyebab padam, itu juga menjadi potensi bahaya kelistrikan apabila pohon sampai tumbang, kemudian tidak langsung padam dan sempat menyambar. Ini sangat kami takutkan,” ujarnya.

PLN pun meminta warga tidak menghalangi petugas ketika melakukan pemangkasan atau penebangan terhadap pohon yang dinilai membahayakan jaringan. Ariansyah mengatakan, persoalan tersebut terkadang menjadi tantangan di lapangan karena pohon berada di lahan milik warga.
Karena itu, PLN meminta dukungan pemerintah desa dan kecamatan, termasuk TNI dan Polri, agar penanganan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan bisa dilakukan. “Ketika tim kami datang melihat potensi pohonnya cukup berbahaya, kami mohon kerelaan warga sekitar untuk memberikan izin,” katanya.
Dalam penanganan kali ini, PLN mengerahkan sekitar 200 personel. Mereka terdiri dari personel PLN UP3 Jember, dukungan delapan UP3 PLN di wilayah UID Jawa Timur, tim Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), tim pemangkasan dan penebangan pohon, serta tim pemeliharaan dari mitra PLN.
Ariansyah menyebut titik yang menjadi sasaran telah dipetakan melalui aplikasi internal PLN. Namun, ia tidak menyebutkan jumlah keseluruhan titik yang akan ditangani di tiga kecamatan tersebut.
“Semua itu terpetakan dalam aplikasi internal kami. Jadi teman-teman saat jalan sudah based on map mengetahui di mana titik-titik yang harus dilakukan,” katanya. (dsm/why)

Share to
 (lp).jpg)