Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-25 19:33:26

Polisi Selidiki Penyebab Ambruknya Atap Puskesmas Gumukmas Jember

RUNTUH: Plafon di Puskesmas Gumukmas yang ambruk pada Rabu (23/9/2020) lalu.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Kepolisian Sektor Gumukmas menyelidiki ambruknya atap plafon puskesmas setempat. Plafon di pusat kesehatan masyarakat yang berada di jalan stand Pasar gumukmas, Desa Menampu, kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember itu runtuh secara mendadak sekitar pukul 08.30 WIB pada Rabu (23/9/2020) lalu.

Beruntung tak ada korban jiwa dalam runtuhnya plafon berukuran panjang 15 meter dengan lebar 6 meter itu. Hanya saja, kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Baca Juga : Pertokoan Jompo di Jember Mulai Diperbaiki, Telan Anggaran Hampir Rp 16 Miliar

Kapolsek Gumukmas, Iptu Subagio kepada awak media menerangkan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi serta meminta keterangan saksi-saksi.

Subagio menduga, kualitas bahan bangunan yang kurang memadai menjadi penyebab ambruknya plafon Puskesmas. "Atap itu terbuat dari plat yang kecil dan tipis. Padahal plafon cukup berat, jadi mungkin tidak kuat menahan berat plafon," ujarnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Gumukmas Halimah Arvi mengatakan, pihaknya, sempat kaget. Terutama ketika mengetahui pada atap yang ambruk terdapat rangka yang patah lantaran berkarat.

Padahal, kata dia, bangunan puskesmas yang ambruk pada tahun 2018 telah dilakukan renovasi. Kemudian pada tahun 2019 dilakukankan perawatan bangunan. Namun kenyataan baru dua tahun atap plafon ambruk.

Saat ini, untuk menghindari ambruk susulan pihaknya telah menyangga atap dengan bambu. Halimah juga mengaku telah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Kesehatan (Dinskes) Kabupaten Jember.

"Untuk pelayanan kesehatan masih berjalan normal. Karena itu ada di depan poli gigi, sehingga tidak mengganggu," pungkasnya. (as/hvn)