Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-18 22:44:27

Polisi Tetapkan 23 Tersangka Kasus Bentrokan Perguruan Silat di Banyuwangi

UNGKAP: Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu telah merilis kasus bentrokan antara perguruan silat PSHT kontra Pagar Nusa, Jumat (18/3/2022) di Mapolresta Banyuwangi. Dari hasil penyidikan, total ada 23 tersangka dari empat perkara berbeda.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Polresta Banyuwangi telah menetapkan status tersangka terhadap 23 orang dalam kasus bentrokan dua kelompok perguruan silat di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (8/3/2022). Total ada 23 orang yang jadi tersangka dan dirilis di Mapolresta Banyuwangi, Jumat (18/3/2022) siang.

Dari 23 tersebut, 18 di antaranya merupakan anggota dari perguruan PSHT. Sedangkan 4 orang lainnya dari perguruan Pagar Nusa. Akibat bentrokan itu 1 orang dari PSHT meninggal dunia, yang dilakukan oleh 4 orang terduga pelaku dari Pagar Nusa.  

Baca Juga : Antisipasi Arus Balik, Polresta Banyuwangi Terjunkan 920 Personel Gabungan

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu mengatakan, Polresta Banyuwangi bersama Ditreskrimum Polda Jatim berhasil mengungkap kasus bentrokan tersebut. “Dari hasil penyelidikan, total ada 4 perkara berbeda yang terjadi dalam bentrokan tersebut,” katanya.

Baca Juga : Pertanyakan Kasus Pria Ajak Minum Miras, Warga Demo Polresta Banyuwangi

Pertama, kasus penganiayaan oleh 4 anggota Pagar Nusa yang menyebabkan meninggalnya satu anggota PSHT. Kedua, pengrusakan musala di lokasi kejadian oleh 14 anggota PSHT. Ketiga, pengrusakan padepokan Pagar Nusa oleh 4 anggota PSHT. Keempat, kasus penganiayaan yang menyebabkan luka-luka oleh 1 anggota Pagar Nusa terhadap anggoata PSHT. “Ada 4 Laporan Polisi (LP),” ujarnya.

Karena ada 4 LP tersebut, kata Nasrun, polisi kemudian mengklasifikasikan kasus tersebut untuk 23 orang tersangka. Dua puluh tiga tersangka itu telah ditahan di tiga Polsek jajaran, sesuai dengan TKP dari 4 perkara. Yakni Mapolsek Bangorejo, Mapolsek Siliragung dan Mapolsek Pesanggaran.

Untuk 9 dari 14 tersangka anggota PSHT ditahan di Mapolsek Bangorejo, sementara 5 tersangka lainnya tidak ditahan karena masih di bawah umur. "5 orang di antaranya merupakan Anak Berhadapan dengan Hukum,” ujarnya.

Lalu, 1 orang anggota Pagar Nusa ditahan di Mapolsek Sirigung, dan sisanya 4 orang dari PSHT dan 3 orang dari Pagar Nusa ditahan di Mapolsek Pesanggaran. (rl/don)