Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-06 12:42:38

Polres Jember Tangkap 1 Terduga Pelaku dan Ungkap Pemicu Teror di Baban Timur

HADIR: Polres Jember hadir menciptakan ketenangan bagi warga di Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo. Selain berpatroli dan mendirikan posko keamanan, Polres Jember juga telah menangkap satu orang terduga pelaku terror.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Polres Jember bertindak tegas pasca terjadinya aksi teror pembakaran rumah dan kendaraan bermotor di Padukuhan Patungrejo, Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember pada Sabtu (30/7/2022) tengah malam lalu. Polres Jember berhasil menangkap 1 orang terduga pelaku teror. Selain itu, polres juga mendirikan posko keamanan di Baban Timur. 

Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo dalam keterangan resminya menerangkan, Polres Jember mulai menetralisir dan memetakan lokasi teror dan pembakaran di Baban Timur. Dari pemetaan tersebut  aksi teror dipastikan tidak meluas.

Baca Juga : Temuan Polres Jember: Korban Perusakan di Baban Timur Terduga Pelaku Premanisme

“Perlu kami luruskan, bahwa aksi teror pembakaran rumah warga tidak meluas di Desa Mulyorejo, tapi hanya di 2 padukuhan saja yang masih dalam satu dusun, yakni padukuhan Patungrejo dan Padukuhan Dampikrejo, dimana semuanya berada di Dusun Baban Timur,” ujar Kapolres, Jumat (5/8/2022). 

Baca Juga : Soal Baban Timur, Gubernur Khofifah Minta Musyawarah dan Trauma Healing

Kapolres menjelaskan, bahwa aksi kerusuhan ini sendiri dipicu oleh aksi penganiayaan yang dilakukan oleh Ali, warga Padukuhan Patungrejo, terhadap Haji Suhar, warga Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru Banyuwangi pada 3 Juli lalu.  Sebenarnya, usai penganiayaan itu, Polsek Silo sudah berhasil menangkap Ali untuk diamankan di markas polsek.

Namun, rentetan perselisihan antar kelompok masyarakat di area perkebunan itu tetap memuncak hingga terjadi pembakaran rumah dan kendaraan milik warga Dusun Baban Timur. Tepatnya di Padukuhan Patungrejo.

“(Ali, red) Pelaku (penganiayaan, red) sendiri saat itu juga berhasil diamankan. Namun ada pihak keluarga korban (Haji Suhar, red) yang tidak terima dan melakukan main hakim sendiri dengan melakukan aksi balas dendam dengan cara merusak dan membakar rumah dan sepeda motor milik Ali,” papar Kapolres.

Selanjutnya, dari penyelidikan yang telah dilakukan Polres Jember pasca insiden pembakaran dan perusakan, telah berhasil diamankan 1 orang terduga pelaku. Satu terduga pelaku ini kemudian dilakukan pemeriksaan intensif.

Selain mengamankan 1 terduga pelaku teror, dalam rangka menciptakan rasa aman warga di Baban Timur, Polres Jember mendirikan posko pengamanan. Selain itu, polres  juga menempatkan sejumlah personel di beberapa titik. Dengan demikian, saat ini Baban Timur disebutkan dalam keadaan kondusif. Masyarakat pun sudah beraktifitas kembali seperti biasanya. (as/why)