Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-07 14:11:03

Presiden Joko Widodo Kunjungi Lokasi Erupsi Gunung Semeru

KUNJUNGAN PRESIDEN: Presiden Joko Widodo meninjau langsung kondisi Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Pronojiwo Lumajang, yang putus diterjang lahar abu vulkanik Gunung Semeru. Presiden mengatakan bahwa warga yang rumahnya di area bahaya erupsi Gunung Semeru harus direlokasi.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi lokasi bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Selasa (7/12/2021). Dalam keterangan kepada sejumlah wartawan, Joko Widodo meminta agar warga yang berada di area bahaya erupsi Gunung Semeru untuk segera direlokasi.

Hal itu disampaikan Joko Widodo saat memantau kondisi Jembatan Gladak Perak di Kecamatan Pronojiwo, yang putus akibat terjangan lahar abu vulkanik Gunung Semeru, Sabtu (4/12) lalu. Saat itu, Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri PUPR Basuki Hadi Muljono, dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.

Baca Juga : Pasca Erupsi Kedua, Gunung Semeru Naik Status Jadi Siaga

Di awal penyampaiannya, Jokowi menyampaikan duka yang amat mendalam kepada masyarakat Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, yang menjadi korban bencana erupsi Gunung Semeru. “Saya atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, menyampaikan duka atas bencana ini,” katanya.

Baca Juga : Siswa SD di Probolinggo Lelang Lukisan untuk Korban Semeru

Selanjutnya, Jokowi menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapat data jumlah rumah warga yang harus direlokasi dari zona berbahaya erupsi Gunung Semeru. “Jumlahnya (rumah warga) sekitar dua ribuan,” tutur Jokowi.

Dari data itu, lanjut Jokowi, pemerintah tinggal menentukan daerah yang dipilih sebagai tempat relokasi warga. “Tinggal diputuskan (wilayah relokasi),” ujarnya.

Tak banyak keterangan yang disampaikan orang nomor 1 di Indonesia itu, saat meninjau Jembatan Gladak Perak. Setelah dari Jembatan Gladak Perak, Jokowi langsung terbang meninggalakan Kabupaten Lumajang.

Diketahui, sebelum tiba di Jembatan Gladak Perak, Presiden Joko Widodo terbang dari Bandara Juanda Sidoarjo menggunakan helikopter Super Puma TNI AU, dan mendarat di helipad lapangan Srikandi Lumajang.

Kemudian, Jokowi menempuh jalur darat menggunakan mobil menuju pos pengungsian di Balai Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro. Di balai desa tersebuaat, Jokowi ngobrol singkat dengan pengungsi. (ang/don)