Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-23 20:43:15

Resmikan Perbaikan SDN Jamintoro 3, Bupati Minta Maaf soal Jalan

DIPERBAIKI: Di sela peresmian perbaikan SDN Jamintoro 03 di Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru, Bupati Jember Hendy Siswanto menyapa para siswa.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Melalui Dinas Pendidikan,  akhirnya Pemkab Jember tuntas memperbaiki gedung SDN Jamintoro 3 yang sempat terbengkalai hampir lima tahun. Jumat (23/9/2022), Bupati Hendy Siswanto meresmikan perbaikan gedung SDN yang terletak di Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru itu.

Tidak sendirian Bupati Hendy Siswanto meresmikan  gedung sekolah yang selesai direhab itu. Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jember juga ikut hadir. Di antaranya ialah Plt Kepala Dinas Pendidikan Sukowinarno, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Bobby Arie Sandy, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Agus Wijaya, serta jajaran Muspika Sumberbaru.

Baca Juga : Bupati Jember Izin ke Singapura untuk Cek Kesehatan

Kali pertama hadir, Bupati Hendy dan jajarannya disambut dengan tarian oleh para siswa SDN Jamintoro 3. Lalu, Bupati Hendy meresmikan gedung dengan menandatangani sebuah plakat sekaligus melakukan potong tumpeng. Selanjutnya, Bupati juga melakukan pengecekan gedung serta menggelar audiensi dengan para siswa dan wali murid.

Dalam sesi wawancara, Bupati Hendy meminta maaf kepada masyarakat yang tinggal di Dusun Tempuran, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru. "Saya baru sekarang bisa ke sini, dan ternyata luar biasa. Jalannya masih kurang bagus di sini," lanjutnya.

Tentunya, kata Bupati, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Jember. Khususnya, jalan memasuki Dusun Tempuran, Desa Jamintoro. "Meski begitu, secara keseluruhan jalan di Jamintoro sudah banyak yang sudah diperbaiki," ucapnya.

Lebih lanjut, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa SD yang baru saja diresmikan merupakan sekolah yang telah mangkrak selama lima tahun. "Alhasil, mereka belajar dengan menggunakan tenda dan numpang di musala," ucapnya.

Harapan kepada warga Jamintoro, lanjutnya, bisa terus bersemangat untuk menyekolahkan anak mereka masing-masing. "Jangan sampai tidak sekolah," tegas Bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dispendik Sukowinarno menerangkan bahwa SDN Jamintoro 3 pada 2017 memiliki murid sekitar 60 siswa. "Potensi masyarakat di sini cukup untuk sebuah sekolah dasar," ulasnya. Karena kondisinya mengkhawatirkan, pada 2017 tersebut atap gedung yang mangkrak diturunkan. Selanjutnya, kegiatan belajar-mengajar ditempatkan di musala.

Pada 2021 awal, PGRI Sumberbaru bergotong royong menyediakan ruang kelas untuk kegiatan belajar mengajar. Harapannya, para warga SDN Jamintoro 3 dan warga sekitar menggunakan fasilitas kelas yang baru diresmikan sebaik mungkin. "Ada tiga ruang kelas baru dan ditempati 27 siswa. Semoga pembelajaran segera bangkit," katanya. (as/why)