Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2022-07-06 08:39:41

Ribuan Warga Rampung Di-Booster, Puskesmas Jabungsisir Siap Layani Warga di Mana dan Kapan Saja

PELAYANAN OPTIMAL: Petugas kesehatan Puskesmas Jabungsisir mendatangi rumah-rumah warga untuk memberikan layanan vaksinasi covid-19. Harapannya, warga tidak kesulitan mendapatkan fasilitas tersebut.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Vaksinasi booster terus menyasar warga di tujuh desa di Kecamatan Paiton yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir. Setidaknya hingga Sabtu (2/7/2022), sudah 1.541 orang mendapatkan vaksinasi booster. Jumlah tersebut setara dengan 15 persen.

Kepala Puskesmas Jabungsisir dr. Yuniar Indah Savitri mengatakan, pihknya terus melakukan optimalisasi vaksinasi booster. Karena capaian vaksinasi booster di Puskesmas Jabungsisir belum maksimal. Hal itu disebabkan pila pikir masyarakat bahwa vaksin booster itu belum wajib.

Baca Juga : Mantan Kepala dan Kabid di BPBD Jember Tersangka Pemotongan Honor Pemakaman Pasien Covid-19

Berbeda dengan vaksin dosis I dan II saat ini diwajibkan untuk persyaratan. Baik syarat perjalan maupun lainnya. “Jadi, masyarakat tuntas vaksin dosis 1 dan dosis 2. Kecuali ada prasyarat lain, misal untuk kenaikan gaji atau ibadah umrah,” kata perempuan yang akrab disapa Dokter Vivi itu menjelaskan

Baca Juga : Universitas Panca Marga Terjunkan 442 Mahasiswa dalam Program KKN; Survei Langsung ke Masyarakat, Baru Laksanakan Program

Sejumlah upaya dilakukan Puskesmas Jabungsisir guna meningkatkan capaian vaksin booster. Di antaranya pemberian sembako pada lansia yang bersumber dari swadaya tenaga kesehatan setempat.

BERI MOTIVASI: Tidak hanya memberikan layanan vaksinas covid-19, petugas kesehatan Puskesmas Jabungsisir juga memberikan pemahaman pentingnya menjaga kesehatan agar tidak tertular virus.

“Selain menambah capaian, juga sebagai sedekah bagi kami. Kami juga door to door menyasar warga. Selain itu, kami bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia untuk vaksinasi booster. Setiap ada keramaian, kita dirikan stan pelayanan vaksin. Seperti saat pemberian bantuan di desa dan kegiatan lintas sektor lainnya,” kata perempuan berkacamata ini.

Menurut DokterVivi, sejak vaksin covid-19 diwajibkan Maret 2021 sampai sekarang, di mana saja ada warga yang mau divaksin, tenaga kesehatan Puskesmas Jabungsisir pasti mendatanginya. Baik di sekolah, rumah warga, maupun di tempat ibadah. Baik vaksin dosis 1, dosis 2, maupun vaksin booster.

“Hasilnya, target dosis 1 dan dosis 2 tercapai. Hanya saja, vaksin booster agak sulit. Ke depan Menteri Kesehatan mewacanakan akan mewajibkan vaksin booster di tempat publik,” terangnya. Upaya pendekatan dengan para kepala desa dan perangkat desa juga bakal dilakukan. Pasalnya enam desa dari tujuh desa dijabat oleh kepala desa baru.

Sementara dari ribuan warga yang rampung divaksin booster, itu karena alasan kebutuhan persyaratan kerja, sekolah atau kuliah, serta perrjalanan ibadah haji atau umroh. Sedangkan dengan alasan kesadaran masih kurang.

“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk vaksin booster meningkat. Karena vaksin adalah kebutuhan, bukan kewajiban lagi. Kapan pun dimana pun kami siap melayani. Silakan menghubungi Puskesmas Jabungsisir. Bisa juga ke bidan dan perawat di desanya,” katanya mengimbau. (*/hla/sp)