Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2020-08-19 19:59:37

RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Probolinggo Tutup Selama Tiga Hari

TUTUP: RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo ditutup, menyusul salah satu perawatnya terkonfirmasi positif covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satuan gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Probolinggo, menutup sementara RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Penutupan dilakukan karena salah satu perawatnya terkonfirmasi positif covid-19. Sehingga pihak rumah sakit akan melakukan sterilisasi seluruh ruangan di RSUD setempat.

Hal itu disampaikan dr. Anang Budi Yoelijanto, juru bicara satgas percepatan penanganan covid-19, Kabupaten Probolinggo. ia mengatakan bahwa penutupan berlangsung selama tiga hari.

Baca Juga : Pemuda di Probolinggo Tewas Tenggelam di Sungai, Polisi Selidiki Kemungkinan Tindak Kriminal

"Penutupan sementara ini akan dilakukan mulai tanggal 19 hingga 21 Agustus. Insyaallah sabtu depan 22 Agustus kita operasional lagi," terangnya, pada Selasa (18/8/2020).

Baca Juga : KPU Jember Jamin Hak Pemilih yang Terpapar Covid-19

Penutupan ini hanya berlaku untuk pasien baru atau rawat jalan yang membutuhkan layanan.  Sementara untuk pasien yang sudah dirawat inap sebelumnya, tetap dirawat dengan sebagaimana mestinya.

Bagi masyarakat yang butuh berobat dalam keadaan darurat, sememtara waktu dialihkan ke rumah sakit lain atau terdekat dari wilayah masing-masing.

"Jadi hanya kasus-kasus baru, untuk sementara dialihkan ke rumah sakit terdekat," jelasnya.

Anang meminta masyarakat untuk tidak ragu berobat ke rumah sakit swasta. Ia juga menegaskan bahwa rumah sakit swasta yang ada di wilayah Kabupaten Probolinggo tetap melayani pasien BPJS, sehingga pembayarannya tetap gratis.

"Untuk masyarakat tidak perlu takut walaupun ke rumah sakit swasta dan tetap dilayani dengan baik. Kalau mempunyai BPJS tetap tidak berbayar di rumah sakit swasta," tutup pejabat yang karib di sapa dr. Anang ini. (zr/hvn)