Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-01-09 17:32:42

Rumah Singgah Catty Home Jember: Merawat Ratusan Kucing Liar

RAWAT: Yosi dibantu relawan lainnya, memberikan obat ke salah satu kucing yang kondisinya sakit.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Kucing merupakan hewan yang banyak disukai oleh masyarakat berbagai usia. Hewan menggemaskan ini dipelihara dan dijadikan hobi dengan merawatnya. Namun tak jarang beberapa orang menganggapnya sebagai hewan pengganggu.

Namun, pasangan suami istri (pasutri) di Jember ini berbeda. Mereka menyelamatkan kucing liar di jalanan untuk dirawat di rumahnya.

Baca Juga : Rumah Singgah Catty Home Jember: Rawat Ratusan Kucing Liar

Pasutri tersebut yakni Andi Rekza dan Yosi Meilinda Sari. Mereka tinggal di Perumahan Keramat II, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Saat tadatodays.com berkunjung ke rumahnya, Rabu (5/1/2022), Andi terlihat sedang berkumpul bersama kucing-kucing peliharaannya.

Kepedulian Andi dan Yosi terhadap hewan berbulu itu, bermula saat mereka melihat banyaknya kucing berkeliaran di jalanan pada tahun 2017 silam.

Sejak itulah, mereka mulai mengevakuasi kucing jalanan ke rumahnya untuk dirawat. Bahkan saat menemukan kucing yang terluka, mereka kemudian mengobatinya hingga sembuh.

Seiring berjalannya waktu, Andi dan istrinya memantapkan diri untuk menjadi penyelamat kucing tau Cat Rescue. Sementara rumahnya dijadikan “Rumah Singgah Catty Home”. "Melihat kucing-kucing yang terlantar di jalan membuat saya merasa kasihan. Dan itu menjadi awal mula gerakan penyelamatan kucing yang kami bentuk " ujar Yosi.

PECINTA: Seorang relawan tampak memberi makan kucing-kucing yang ada di Rumah Singgah Catty Home.

Kepada tadatodays.com, Yosi menceritakan bahwa awalnya gerakan penyelamatan kucing ini diinisiasi oleh dirinya. Namun pada tahun 2019, ia dan suaminya memutuskan untuk mendirikan Rumah Singgah Catty Home. “Anggotanya para relawan penyelamat kucing terlantar,” kata Yosi.

Kini, relawan kucing tersebut sibuk merawat, mengobati dan memelihara kucing yang sebelumnya terlantar di jalanan.

Ia juga menyarankan kepada siapapun yang tidak suka terhadap kucing untuk tidak menyakitinya. “Jangan menendang atau menyiram kucing, kalau tidak suka dengan kucing bisa diusir dengan cara yang tidak menyakiti " katanya.

Hingga saat ini, ada sekitar 80 kucing yang berada di rumah singgah tersebut. Namun jika ditotal sejak awal Yosi melakukan penyelamatan kucing, jumlahnya sudah mencapai ratusan ekor.

Dengan jumlah kucing yang cukup banyak, Rumah Singgah Catty Home per bulan mengeluarkan biaya sebesar 6 juta rupiah. Pengeluaran itu untuk keperluan makan dan urusan kesehatan kucing. "Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan dari para pecinta hewan, terutama para pecinta kucing,” tuturnya.

Dalam donasi itu, Yosi berkerjasama dengan Pet Shop. Sedangkan untuk perawatan kucing ia sudah menjalin kerja sama dengan dokter Jundi dan dokter Puput, dua dokter hewan di Kecamatan Kaliwates.

Nah, bagi anda yang ingin berdonasi untuk perawatan kucing di Rumah Singgah Catty Home bisa langsung menghubungi media sosial instagram @catty_homejember. (bp/don)