Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-16 21:58:10

Satgas Covid-19 Pajarakan, Gending, Dringu Gencar Lakukan Tes Masal Antigen

ANTRE: Sejumlah warga menunggu giliran untuk mengikuti tes antigen, di kantor Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan. Sementara, Camat Gending, Deny Kartika juga dites antigen di kantor Camat Gending (foto kanan).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kecamatan Pajarakan, Gending dan Dringu merupakan wilayah yang mendapat jatah 1000 peralatan rapid test antigen dari Pemerintah kabupaten Probolinggo karena masuk zona merah. Tiga kecamatan tersebut juga telah menjalankan tes masal dengan menyasar tempat pelayanan publik, tenaga kesehatan, kelompok risiko rawan, pedagang pasar, dan pelanggar prokes.

Seperti yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Pajarakan, misalnya. Satgas Kecamatan Pajarakan melakukan rapid test antigen secara masal dalam beberapa hari, seperti pada Sabtu (9/1/2021).

Baca Juga : Penjemput Paksa Jenazah Probable Covid-19 Bakal Dijerat dengan UU Karantina

Tes masal itu digelar oleh Puskesmas Pajarakan bersama pihak kecamatan dan melibatkan stackholder terkait, yang dilakukan di dua titik di Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan. Tepatnya di kantor Desa Sukomulyo dan salah satu perumahan di desa setempat. Dari tes masal itu, terdapat 8 orang yang positif dari 131 orang yang dites. Selanjutnya bagi warga yang positif akan diswab PCR, dan jika hasilnya kembali positif maka akan dikarantina.

Baca Juga : Satgas akan Swab Masal Jika Jenazah yang Dijemput Paksa Positif Covid-19

Adapun sasaran rapid test antigen itu berdasar hasil maping atau pemetaan yang dilakukan oleh petugas puskesmas setempat. “Desa yang angka kasus covid-19 tinggi, maka kita prioritaskan,” terang Kepala Puskesmas Pajarakan, dr. Maulida Rachmani.

Diketahui, Puskesmas Pajarakan total menerima alat rapid test antigen sebanyak 1000 dari Satgas tingkat kabupaten. Hingga Sabtu (9/1/2021) lalu, alat rapid test antigen yang sudah terpakai sebanyak 395 dan hasilnya 10 orang positif. Tes masal di Kecamatan Pajarakan akan ditargetkan selesai pada 16 Januari 2021.

Sedangkan Camat Pajarakan, Rachmad Hidayanto, selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Pajarakan tetap mengimbau kepada warga Pajarakan agar sukarela mengikuti rapid test antigen untuk mengetahui sejak dini apakah dalam tubuh mereka terinveksi virus Covid-19 atau tidak.

Mantan Camat Sumberasih ini berpendapat, jika masyarakat sudah paham, ia yakin masyarakat tidak akan  enggan lagi untuk memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan (faskes) jika kondisi badannya kurang sehat. “Mengetahui sejak dini lebih baik, daripada terlambat dan berisiko lebih buruk untuk kesehatan diri,” tegasnya.

Tes Masal di Gending sejak 6 Januari

Sementara, di Kecamatan Gending sudah dilakukan rapid test antigen masal sejak Rabu (6/1/2021) lalu. Camat Gending, Rr. Deny Kartika Sari mengatakan, Pasar Sebaung menjadi target awal lokasi pelaksanaan rapid test antigen di wilayahnya. "Pelaksanaannya sampai sebelum tanggal 17 Januari, dipersiapkan sesuai target sebanyak 1000," terang Deny Kartika Sari.

Dari pantauan tadatodays.com saat tes masal pada Senin (11/1/2021), di Desa Sumberkerang, sedikitnya terdapat 70 orang yang dites dan semuanya dinyatakan negatif.

Tapi, tambah Deny, jika ada warga yang hasil tesnya positif, maka dilanjutkan dengan tes swab. Nah, jika hasil tes swab juga positif maka akan diisolasi. Khusus bagi yang bergejala akan segera dikirim ke rumah sakit rujukan, seperti RSUD Waluyo Jati Kraksaan, RSUD Tongas, dan RS dan Wonolangan.  “Untuk rumah sehat itu bisa di Hotel SI, bisa juga di Sukapura Permai," tegasnya.

Kepala Puskesmas Gending,Syaiful Bahri menyampaikan, sasaran lain dalam tes masal ini yakni terhadap orang yang berisiko atau orang sakit yang memiliki keluhan. "Termasuk pedagang pasar, tenaga kesehatan, dan pelayanan publik seperti di kantor kecamatan," terangnya.

Syaiful menambahkan, hingga Sabtu (9/1/2021) sudah ada 13 orang yang dinyatakan positif usai menjalani rapid test antigen di Kecamatan Gending. Sementara  total orang yang sudah dites oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Gending mencapai 240 orang.

Warga Dringu Sadar Pentingnya Tes Antigen

Berikutnya, tes masal antigen di Kecamatan Dringu. Rapid test antigen di Kecamatan Dringu telah dimulai sejak awal Tahun Baru 2021. Hingga Selasa (12/1/2021), sudah ada 7 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 melalui tes antigen.

Kepala Puskesmas Dringu, dr. Lina Wahyu Indayati mengatakan, 1000 alat tes antigen yang disiapkan telah digunakan sejak awal Tahun Baru 2021. Sasarannya yaitu kontak erat, pedagang pasar, dan para pelayan publik. “Pelayan publik di sini meliputi tenaga kesahatan di puskesmas, kecamatan, polsek, dan koramil, dan seluruh perangkat,” terang dr. Lina Wahyu Indayati.

Selain itu, sasaran lainnya adalah para pelanggar Operasi Yustisi, dan orang-orang yang resiko tinggi seperti warga yang punya komorbit dan berkategori rawan. “Kita punya data. Dimana tiap desa itu kasusnya beda-beda, mulai dari suspect, probable dan kematian berapa,” jelasnya.

Sementara Camat Dringu, Siti Mu’alimah mengatakan, target Rapid Test Antigen massal di wilayahnya rampung sebelum 17 Januari 2021. Menurutnya, sudah lumayan banyak warga Dringu yang mengikuti tes masal tersebut. “Memang ada beberap yang ketakutan, seperti di Pasar Desa Kalirejo sudah tutup semua,” ungkapnya.

Sementara, saat pelaksanaan tes di Pasar Dringu dan Pasar Bawang, para pedagang memilih mengubah jadwal buka lapaknya untuk menghindari tes masal. “Tapi setelah kita beri contoh rapid test antigen di depan mereka, ternyata mereka mau juga,” kata Siti Mu’alimah.

Siti menjelaskan, di Kecamatan Dringu ada tujuh desa yang masuk zona merah. Artinya, warga di tujuh desa itu banyak terpapar Virus Corona. “Ya, desa-desa di sepanjang jalan pantura itu,” ungkapnya.  (hla/don)