Muhammad Syaihul Mizan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-20 17:15:55

Selain Erupsi Semeru, Longsor-Banjir Ancam Lumajang

PETA BENCANA: BPBD Lumajang telah memetakan kawasan rawan bencana di wilayahnya, termasuk longsor dan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

LUMAJANG, TADATODAYS.COM - Wilayah Kabupaten Lumajang tidak hanya berpotensi terjadinya bencana erupsi Gunung Semeru. Bencana tanah longsor dan banjir juga berpotensi di Lumajang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Indra W. Leksana, Selasa (19/1/2021) kemarin. Indra mengatakan, bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu, pihaknya meminta warga Lumajang untuk tetap waspada.

Baca Juga : Dampak Abu Vulkanik Gunung Raung, BPBD Imbau Warga Tetap di Rumah

Di musim penghujan seperti saat ini, jelasnya, maka yang harus diwaspadai bersama adalah banjir, angin kencang, serta tanah longsor. Untuk daerah rawan banjir di Kabupaten Lumajang, biasanya terjadi di Kecamatan Rowokangkung, sedangkan tanah longsor terjadi wilayah Pronojiwo, Candipuro, serta Senduro.

Baca Juga : Terdampak Abu Vulkanik Gunung Raung, Bandara Banyuwangi Ditutup

Selain di wilayah tersebut, tanah longsor juga terjadi di Desa Dadapan, Kecamatan Kedungjajang. Menurut Indra, bencana itu terjadi karena curah hujan masih cukup tinggi, sehingga tanah bukit di desa  tersebut longsor. “Sudah kita atasi dengan membawa alat berat ke lokasi, serta dibantu warga setempat dalam proses pembersihannya," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi adanya warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, BPBD Lumajang telah menyiapkan langkah darurat. Seperti, menyiapkan tenda pengungsian bila dipandang perlu, serta menyiapkan kebutuhan primer dan obat-obatan. “Sekaligus koordinasi dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah, Red.) lainnya,” jelasnya. (mz/don)