Iqbal Al Fardi


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-12 15:00:48

Selidiki Penyebab Kematian Putri, Polres Jember Tunggu Hasil Visum

FEB: Fakultas Ekonomi dan Bisnis (Unej), tempat Putri Pujiastuti menimba ilmu. Sayangnya, Putri berpulang dalam usia yang masih sangat muda, bahkan sebelum tuntas kuliah.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Penyebab kematian Putri Pujiasti, 20, mahasiswi D3 Kesekretariatan FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) Unej usai diantar teman prianya, Sabtu (10/9/2022) lalu, masih dalam penyelidikan Polres Jember. Selain menunggu hasil visum et repertum, Polres Jember juga memanggil teman pria korban.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hardian Wiratama menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil visum atas kematian Putri dari pihak rumah sakit. "Kami masih dalami. Yang jelas kami masih menunggu hasil pemeriksaan visum et repertum dalam, autopsi, dan labfor untuk mencari tahu penyebab kematiannya," jelas AKP Dika kepada tadatodays.com, Senin (12/9/2022).

Baca Juga : Polres Jember Pastikan Putri, Mahasiswa FEB Unej, Meninggal karena Penyakit

Seperti diberitakan, Putri Pujiastuti merupakan warga Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember.  Mahasiswi D3 Kesekretariatan FEB Unej itu pada Sabtu lalu pergi bersama teman prianya. Tetapi saat pulang, Putri dalam kondisi tidak sadar. Saat dibawa ke UMC (Unej Medical Center), Putri dinyatakan sudah meninggal dunia.    

Baca Juga : UKM IAAS Unej Latih Pembuatan Pewarna Batik Alami dari Batang Tembakau

AKP Dika menyatakan bahwa Putri saat itu sesak napas, lalu tak sadarkan diri. Kematian Putri masih dalam pemeriksaan dokter. "(Kesimpulan, red) Meninggal karena sakit atau penganiayaan, kan dari dokter," terangnya.

Terkait narasi bahwa teman pria Putri adalah seorang tentara, AKP Dika memastikan bukan. "Modusnya memang mengaku sebagai tentara, tetapi sudah dipastikan bukan aparat, baik tentara atau polisi, tetapi orang umum," terangnya. 

Menurut AKP Dika, Putri dan teman prianya itu kenal melalui sosmed dan hanya bertemu sekali. "Mereka kenal di sosmed dan hanya bertemu sekali," terang AKP Dika.

Selanjutnya, AKP Dika menjelaskan bahwa pihaknya sudah menghubungi teman pria Putri saat pulang ke Malang. "Untuk teman pria korban ini, sudah kita hubungi dan kooperatif. Karena kemarin kita hubungi dan pulang ke Malang. Kita panggil, mau datang," jelasnya.

Selanjutnya, AKP Dika menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. "Masih lidik (penyelidikan, red), karena kita kan nggak tahu, setelah ketemu pacarnya, (korban, red) ketemu dengan siapa lagi. Kita kan nggak tahu juga waktu tidak sadarkan diri, kita tahunya teman prianya," ujarnya. (iaf/why)