Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Kembali Jalan, Penumpang Masih Didominasi Arah Kota

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Friday, 06 Feb 2026 09:30 WIB

Shuttle Bus Gratis Bandara Notohadinegoro Kembali Jalan, Penumpang Masih Didominasi Arah Kota

BUS: Shuttle bus gratis yang disediakan Dishub Jember dengan rute Bandara Notohadinegoro - Stasiun Jember- alun-alun.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Layanan shuttle bus gratis penghubung pusat kota dengan Bandara Notohadinegoro kembali dioperasikan Pemerintah Kabupaten Jember pada 2026. Transportasi ini disiapkan untuk memperkuat konektivitas penumpang pesawat, meski tingkat keterisian masih fluktuatif mengikuti jadwal penerbangan.

Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono menyebut operasional shuttle menyesuaikan waktu kedatangan dan keberangkatan pesawat. Dalam beberapa hari awal operasional tahun ini, jumlah penumpang pesawat tercatat sekitar 50 orang datang dari Jakarta dan 24 orang berangkat dari Jember.

Dari total tersebut, sekitar 10 hingga 15 orang memanfaatkan shuttle bus. Menurut Gatot, keberadaan shuttle bus diarahkan untuk memudahkan mobilitas masyarakat tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi atau layanan jemput keluarga. “Bus ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat yang punya aktivitas ke bandara maupun yang baru tiba dari bandara menuju kota,” kata Gatot, Kamis (5/2/2026) sore.

Shuttle bus berkapasitas sekitar 25 penumpang ini melayani rute Terminal Tawang Alun – Stasiun Jember – Alun-Alun – Bandara Notohadinegoro. Armada melintas melalui Jalan Gajah Mada, Sultan Agung, Ahmad Yani, hingga kawasan Tegal Besar.

Penumpang bisa naik dan turun di sepanjang jalur tersebut. Namun titik utama pemberhentian tetap difokuskan di Terminal Tawang Alun, Stasiun Jember, Halte Pendopo, dan area bandara.

Untuk jadwal keberangkatan, shuttle dari Terminal Tawang Alun berangkat pukul 11.00 WIB setiap Selasa dan Kamis. Sementara pada Senin, Rabu, dan Jumat, keberangkatan dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Sedangkan armada dari bandara disesuaikan dengan jadwal kedatangan pesawat.

Dishub mencatat, penggunaan shuttle lebih banyak dimanfaatkan penumpang dari bandara menuju kota dibanding sebaliknya. Hal ini dipengaruhi kebiasaan penumpang yang masih diantar keluarga saat berangkat dari Jember.

Selain layanan reguler, Pemkab Jember juga membuka fasilitas transportasi gratis bagi rombongan wisatawan minimal 10 orang yang datang menggunakan maskapai Wings Air atau Fly Jaya tujuan Jember. Layanan serupa juga disiapkan untuk rombongan umat Hindu yang hendak beribadah ke wilayah Lumajang.

Beberapa pengguna menilai layanan ini cukup membantu menekan biaya transportasi.  Anang Bahtiar, warga Semboro, yang sudah beberapa kali menggunakan layanan tersebut. Ia menilai fasilitas armada cukup nyaman dan menunjang akses menuju bandara. "Sangat membantu apalagi bagi yang berangkat dari kota dengan rombongan yang banyak," katanya.

Dishub Jember menargetkan pemanfaatan shuttle dapat meningkat melalui sosialisasi yang lebih masif, seiring upaya memperkuat peran transportasi umum sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan sektor transportasi udara daerah. (dsm/why)


Share to