Tri Amelia Agustin Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-04 18:04:45

Sosialisasi Vaksin Covid-19, Diskominfo Kota Probolinggo Gelar Webinar Bertema “Vaksin Aman Masyarakat Sehat”

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Untuk kesekian kalinya, Kementerian Kominfo RI dan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kota Probolinggo menggelar webinar dengan mengangkat tema “Vaksin Aman Masyarakat Sehat”. Kegiatan tersebut digelar secara virtual Zoom.

Dalam webinar tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo, Aman Suryaman bertindak sebagai narasumber I, dan Pelaksana Tugas Dinkes Kota Probolinggo, dr. Nurul Hasanah Hidayati sebagai narasumber II. Webinar itu dimoderatori oleh Erwan Kiswandoko.

Baca Juga : Respons Warga Probolinggo Soal Vaksinasi, Sebagian Menolak, Sebagian Siap

Acara dimulai paparan host dari KPC PEN, dilanjutkan dengan moderator yang mempersilahkan para narasumber untuk menyampaikan materi. Kemudian, diakhiri dengan tanya jawab dari partisipan webinar.

Baca Juga : Dewan Soroti Data Karyawan yang Diberhentikan

Dalam pemaparannya, Nurul Hasanah Hidayati menyampaikan bahwa dari peta epidemiologi berdasarkan tingkat risiko di Kota Probolinggo selama 8 minggu terakhir, tingkat risiko stagnan setelah sempat turun dari zona merah. Lalu, setelah 27 September 2020 menjadi zona orange (resiko sedang) sampai dengan saat ini.

"Dengan ini bisa dikatakan bahwa, status epidemiologis di Kota Probolinggo masih tidak aman," papar dokter Ida, sapaan akrab Nurul Hasanah Hidayati.

Kemudian, paparan masuk pada materi vaksin. Dijelaskan bahwa, vaksinasi merupakan salah satu cara untuk mengendalikan terinfeksinya seseorang dari Covid-19 dan penyebarannya. Alasan pemerintah memberikan vaksin ialah, untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

"Vaksin untuk melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh, serta menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi," kata dr. Ida

Dijelaskan pula bahwa, berkenaan dengan dilakukannya vaksinasi, Dinas Kesehatan Provinsi Jatim bersama dengan dinkes kota dan kabupaten masih melakukan pendataan dan penentuan fasilitas pelayanan kesehatan atau pos vaksinasi yang akan menjadi tempat pelayanan pelaksanan vaksinasi covid-19. Termasuk pendataan kapasitas SDM dan sarana yang tersedia di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

"Dari hasil pendataan dan penentuan fasilitas pelayanan kesehatan pelaksana vaksin Covid-19, Masing masing fasilitas pelayanan kesehatan dan pos vaksinasi dimasukkan langsung oleh dinas kesehatan ke dalam aplikasi PCare," ungkapnya.

Sementara, Aman Suryaman menyampaikan bahwa, pemerintah telah melakukan segala upaya dalam menekan penyebaran Covid-19. Termasuk salah satunya pemberian vaksinasi kepada masyarakat, khususnya masyarakat kelompok usia 18 sampai 59 tahun dan dinyatakan sehat.

"Disisi lain pemerintah tengah berupaya menekan angka terkonfirmasi Covid-19, sehingga masyarakat juga harus lebih intens lagi menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sesering mungkin," kata Aman.

Pria yang juga menjabat pelaksana tugas Kepala DPMPTSP Naker Kota Probolinggo ini mengimbau, agar masyarakat tidak percaya berita hoaks terkait Covid-19. Menurutnya, banyak masyarakat yang menyalahgunakan media sosial untuk menyebar berita tidak benar yang mengatasnamakan akun pemerintah. Padahal, akun tersebut dibuat untuk memberikan stigma negatif kepada masyarakat.

"Oleh karenanya bijaklah dalam bermedia sosial, gunakan jari untuk menyebarkan berita baik. Jangan justru sebaliknya, yang kemudian membangun pemikiran negatif di tengah masyarakat," tutup Aman. (mel/don)