Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-07 16:10:03

Stok Darah di PMI Kabupaten Probolinggo Menipis

AYO DONOR: Petugas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Probolinggo, saat melayani pendonor.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Probolinggo, kurang dan jauh dari angka aman. Per Sabtu (06/2/2021) kemarin, golongan darah A hanya tersedia 6 kantong,  golongan darah O 2 kantong, dan golongan darah AB 2 kantong. Sedangkan golongan darah B kosong.

Menurut PMI, angka aman tiap golongan darah itu sebanyak 10 stok kantong, kecuali darah AB berada di angka aman 5 kantong karena memang sulit didapat.

Baca Juga : Menjelang Lebaran, Pekerja Migran Terus Berdatangan dan Langsung Dikarantina

Dokter Adi Nugroho, Kepala UDD PMI Kabupaten Probolinggo, mengatakan, kekurangan stok darah ini karena faktor pandemi. Dimana, semula unsur perusahaan atau instansi yang biasa bekerjasama dengan PMI dalam kegiatan donor darah dari karyawannya, kini belum digalakkan.

Baca Juga : Stok Darah di Banyuwangi Berkurang hingga 50 Persen

"Kalaupun ada itu hanya sedikit," terangnya pada tadatodays.com.

Dengan kondisi itu, pihaknya hanya mengandalkan pendonor yang datang langsung ke UDD PMI Kabupaten Probolinggo. Selain itu, PMI juga melakukan upaya dengan  menghubungi semua orang yang pernah mendonor sebelumnya untuk mendonorkan darahnya kembali. Dengan catatan, darah seseorang tersebut sudah siap didonorkan kembali.

Namun apabila stok darah sudah kosong dan sangat dibutuhkan, maka PMI Kabupaten Probolinggo melakukan komunikasi dengan UDD PMI yang berada dalam jejaring regional 4, yang meliputi UDD PMI Kota Probolinggo, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Jember, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Bondowoso.

"Tapi kalau jejaring tidak memungkinkan, maka kami minta ke Pasuruan dan Sidoarjo," katanya.

Ia berharap kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya terus meningkat, terutama di masa pandemi seperti saat ini. Hal itu,  agar kebutuhan darah untuk pasien di rumah sakit terpenuhi, mengingat kebutuhan darah tidak bisa tergantikan oleh bahan atau obat lainnya. (zr/don)