Bryan Bagus Bayu Pratama


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-28 16:34:42

Studi Tiru Program Desa Digital, Pemdesa Bunutin Bali Kunjungi Desa Sidomulyo

SHARING: Kades Sidomulyo Kamiluddin saat membagi pengalamannya menggagas Desa Digital yang diterapkan Desa Sidomulyo pada rombongan Pemdes Bunitin. Ia berharap program serupa memberikan manfaat di Desa Bunutin.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Program Desa Digital yang digagas Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember mendapat respons positif. Terbukti, Desa Bunutin, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, jauh-jauh datang untuk melakukan studi tiru, Kamis (28/42022).

Dalam kesempatan tersebut, rombongan dari pulau dewata itu juga didampingi Kasi Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli, Nyoman Ariyani. Termasuk jajaran Pemerintah Desa Bunutin serta BPD dan LPM Desa Bunutin.

Baca Juga : Tampilkan Tari Lahbako dan Sadeng secara Kolosal dalam Pembukaan Porprov VII

Nyoman Ariyani mengatakan, pihaknya datang ke Desa Sidomulyo terkait penerapan program berkaitan dengan Informasi dan Teknologi (IT). Harapannya, program tersebut dapat diterapkan di desa-desa yang ada di Kabupaten Bangli.

Baca Juga : Dispora Jember Optimistis 15 Venue Porprov Jatim VII Siap Dipakai

"Kami hadir kesini bermaksud ingin mendalami penerapan IT supaya bisa diterapkan di desa-desa kami di Kabupaten Bangli. Saya diutus langsung Bapak Sekretaris Daerah untuk mendampingi Desa Bunutin agar bisa menerapkan digitalisasi desa seperti yang telah dilakukan oleh Desa Sidomulyo," jelasnya.

Sementara Ketut Librata Jaya, Kepala Desa Bunutin mengatakan bahwa pihaknya sangat tertarik dengan program desa digital tersebut. "Kami ingin desa kami sama seperti Desa Sidomulyo, kami juga ingin menjadi yang pertama di Kabupaten Bangli dalam penerapan Desa Digital," harapnya.

Kepala Desa Sidomulyo Kamiludin mengaku sangat antusias dan juga senang, memberikan sumbangan pemikiran untuk menerapkan desa digital yang telah dilakukannya. Pria yang biasa disapa Mas Kades ini juga menerangkan konsep desa digital mulai dari tahap persiapan hingga penerapan. Dari konsep pembuatan Mal Pelayanan Publik (offline) hingga Digitalisasi Mall Pelayanan Publik (online) berupa Aplikasi Mal Desa.

"Digitalisasi adalah keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Kalau kita tidak mampu beradaptasi dengan kecanggihan teknologi saat ini, maka kita akan dilibas oleh perkembangan zaman" kata Mas Kades.

Dalam sesi studi tiru tersebut, peserta melalui serangkaian acara berupa pembukaan acara, paparan materi Desa Digital, tanya jawab dan materi telusur ke masing-masing unit Desa Digital Sidomulyo. Hingga akhir acara yang ditutup dengan foto bersama. Rombongan studi tiru merasa puas atas penyambutan pemerintah Desa Sidomulyo, lebih-lebih ilmu yang bermanfaat. (*/bp/sp)