Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-21 15:09:24

Suara Sound System Berujung Sabetan Celurit

TERAS BERDARAH: Rohman, menunjukkan lokasi saat pelaku melukai tangan kiri korban.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Warga  RT/RW 6/7 Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, dikejutkan dengan kejadian sabetan celurit yang dialami warga setempat oleh tetangganya sendiri. Setelah ditelusuri, peristiwa itu bermula ketika pelaku mendengar suara lemparan batu saat ia membunyikan sound system dengan kencang.

Korban sabetan celurit itu yakni Rudianto, 42, warga setempat. Sementara pelakunya ialah Slamet, tetangga korban.

Baca Juga : Pelaku Penganiayaan Ditangkap, Ternyata Gegara Video Porno Adik Perempuannya

Ceritanya, Rabu (20/1/2021) sekira pukul 22.00 WIB, Slamet sedang membunyikan sound system miliknya dengan kencang. Tak lama kemudian, ia mendengar ada suara lemparan batu ke arah bagian belakang rumahnya. Ia pun keluar untuk memastikan siapa yang melempar batu tersebut.

Baca Juga : Polisi Jember Amankan Pria Pembawa 6 Kilogram Mesiu

Nah, saat keluar rumah, ia melihat Rismawati, adik Rudianto, tengah duduk di teras rumahnya. Tanpa berpikir panjang, Slamet langsung menuding Rismawati lah yang melempar batu tersebut.

Slamet yang mulai naik pitam langsung mendatangi Rismawati yang tengah bermain handphone, sambil menunggu suaminya pulang kerja. Saat itu, Slamet diketahui juga membawa sebilah celurit.

Ketua RT setempat Rohman, 38, mengatakan, Slamet dan Rismawati kemudian cekcok hingga didengar oleh Rudianto.

Rohman melanjutkan, Rudianto kemudian melerai keduanya. Karena terlanjur marah, Slamet pun mengayunkan celurit ke arah Rudianto namun ditangkis dan melukai tangan kiri Rudianto. "Kemudian korban merangkul dan membuang celurit," ungkap pria yang rumahnya dekat TKP.

Dari kejadian itu, warga yang mendengar langsung menuju lokasi untuk membantu, dan sebagian warga ada yang menghubungi pihak kepolisian. "Korban langsung dilarikan ke RSUD Mohammad Saleh dan dilakukan operasi untuk penanganan lukanya," pungkasnya. (ang/don)