Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-01 19:33:12

Tak Kunjung Diperbaiki, Atap SD Karangsono 4 Jember Ambruk

LAPUK: Kondisi atap salah satu ruang kelas di SD Negeri Karangsono 4 yang ambruk. Pihak sekolah mengaku sudah sering mengajukan perbaikan namun belum direspons.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Diduga bangunan lapuk dimakan usia, satu ruang kelas di SD Negeri Karangsono 4, Dusun Gumukrejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember ambruk, Selasa (1/12/2020). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala SDN Karangsono 4 Eko siswanto menjelaskan, ambruknya atap ruang kelas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Namun, karena pandemi, tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Baca Juga : Didakwa Penyalahgunaan Wewenang, PPK SDN Gentong Tak Keberatan

Eko menyebut, bangunan yang ambruk itu memang kayu sebagai penyangga atap sudah lapuk. “Karena sudah lama, kayu-kayu penyangga atap sudah lapuk. Beruntung ini sekolahnya online, jadi ngak ada siswa atau guru," terangnya.

Sebelum peristiwa ambruk menimpa, Eko mengaku sudah seringkali mengajukan rehab ke pemkab. Namun belum ada tindak lanjut. Padahal menurut Eko, data yang diperlukan untuk rehab sekolahnya sudah masuk dalam Dapodik.

Tapi ia mengaku tidak tahu alasan pemkab tak kunjung memperbaiki. Lebih lanjut, Eko menuturkan seluruh bangunan di sekolahnya dibangun sekitar 24 tahun silam. Saat itu ada bencana puting beliung yang melanda sehingga seluruh bangunan SDN Karangsono 04 rusak. Semenjak perbaikan 24 tahun lalu hingga saat ini belum ada perbaikan lagi.

Ia menambahkan, kondisi kayu penyangga yang lapuk, sebenarnya tak hanya terjadi di satu kelas saja. Total ada 3 kelas lagi yang kondisinya serupa. Bahkan setiap kali hujan turun, kelas-kelas itu sampai tergenang karena atap bocor.

Tak hanya itu, satu ruangan kantor guru juga kondisinya sama. Sehingga para guru dan staf tidak lagi menggunakan ruangan kantor yang ada, karena rentan ambruk. “Kami (guru, Red) berinisiatif membuat ruangan sementara untuk berkantor," jelasnya.

Kejadian ambruknya bangunan sekolah di Jember bukan kali pertama. Di penghujung tahun 2019, salah satu ruang kelas di SDN Keting 2, Kecamatan Jombang yang baru saja direnovasi ambruk seketika.

Diawal tahun ini, ruang kelas III SDN Curangkalong 05, Kecamatan Bangsalsari juga ambruk. Kejadian ini menimpa lantaran bangunan yang sudah lapuk namun tak kunjung mendapatkan perbaikan.

Terakhir, belum sampai sebulan lalu tepatnya 12 November 2020,  giliran gedung SDN Rowotengah 3, Desa Kecamatan Sumberbaru, yang atapnya juga ambruk. (as/sp)