Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-02 06:26:24

Tambah Dua Fakultas, IKIP PGRI Jember Berganti jadi Universitas PGRI Argopuro

DIKTI: Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi wilayah VII Soeprapto (kanan), saat membacakan SK Universitas PGRI Argopuro Jember didampingi Rektor Rudy Sumiharsono.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Jember berganti menjadi Universitas PGRI Argopuro Jember. Argopuro mengambil nama dari gunung purba yang berada di sisi barat Kabupaten Jember.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) Wilayah VII, Soeprapto melakukan peresmian peralihan status tersebut sekaligus pelantikan Rektor Universitas PGRI Argopuro Jember, yakni Prof. Rudi Sumiharsono, Sabtu, (1/5/2021).

Baca Juga : Komunitas Kita Produktif, Solusi Belajar Anak Didik pada Masa Pandemi

Soeprapto  menyampaikan, proses pengajuan menjadi universitas sudah berlangsung sekitar dua tahun lalh. Namun seluruh persyaratan baru terpenuhi pada tahun ini, karena banyak proses yang harus dilalui. "Seperti pengecekan status lembaganya,” katanya.

Baca Juga : Komunitas Kita Produktif, Solusi Belajar Anak Didik di Masa Pandemi

Persyaratan tersebut menyangkut akreditasi berbagai program studi, serta sejumlah administrasi di dalam kampus. Misalnya, setiap program studi strata satu harus memiliki minimal 5 orang dosen yang menyandang gelar magister, dan untuk pascasarjana diwajibkan paling sedikit terdapat 2 orang dosen bergelar doktor.

Soeprapto menambahkan, di Jawa Timur, alih status sekolah tinggi maupun institute menjadi universitas dilakukan sekitar 23 kampus. Ia berharap agar kampus-kampus tersebut terus meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikannya.

Sedangkan, Rektor Universitas PGRI Argopuro Jember Rudy Sumiharsono mengutarakan, perubahan status kampusnya seiring dengan tantangan baru saat ini.  “Ini salah satu upaya kami untuk menghadapi persaingan global,” katanya.  

Tujuan lainnya, juga untuk membangun citra bahwa kampus yang sebelumya bernama IKIP PGRI Jember merupakan  perguruan tinggi yang dinamis dan berkembang.

Setiap tahun, selalu dapat meluluskan ratusan mahasiswa program sarjana dan pasca sarjana. Para alumni telah banyak berkiprah mengisi ruang pekerjaan formal serta informal.

Rudy mengatakan, kampus yang dipimpinnya sekarang menambah dua fakultas baru, yaitu Fakultas Sains dan  Teknologi  serta Fakultas ekonomi yang merupakan gabungan dari akademi akuntansi. “Untuk Fakultas Sainstek ada 3 program studi, yakni  Statistika, Biologi dan Teknik Lingkungan,” kata pria kelahiran Kabupaten Banyuwangi ini.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang menjadi fakultas tertua tetap dipertahankan sebagai trademark.  Meskipun usai peralihan status diharapkan semakin diminati oleh masyarakat.

Ia menambahkan, dua tahun lalu IKIP Jember telah meluluskan 650 mahasiswa dan tahun lalu 800 mahasiswa. "Mudah-mudahan lebih baik lagi,” ujarnya. (as/don)