Tekan Kehilangan Air, Perumdam Tirta Pandalungan Jember Siapkan Sistem Digital

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Wednesday, 21 Jan 2026 17:32 WIB

Tekan Kehilangan Air, Perumdam Tirta Pandalungan Jember Siapkan Sistem Digital

AMDK: Proses packing Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) Hazora di Perumdam Tirta Pandalungan Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Perumdam Tirta Pandalungan Jember menyiapkan percepatan digitalisasi untuk menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) yang masih berada di kisaran 20 persen. Langkah ini menjadi salah satu fokus utama perbaikan kinerja perusahaan pada 2025.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan pengendalian kebocoran tidak bisa lagi dilakukan dengan cara konvensional. Dukungan teknologi dan sistem digital dinilai menjadi kunci.

Plt Dirut Perumdam Tirta Pandalungan Jember Regar Jeane Dealen Nangka

“Produksi air harus diimbangi dengan pengawasan yang ketat. Kebocoran hanya bisa ditekan kalau kita punya sistem pemantauan yang akurat,” kata Regar, Rabu (21/1/2026) sore.

Ia menyebut, digitalisasi akan diterapkan mulai dari internal manajemen hingga pemantauan distribusi air. Seluruh data ditargetkan bisa dipantau secara real time melalui dashboard khusus yang menampilkan kondisi produksi, distribusi, hingga kinerja Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Selain digitalisasi, perusahaan juga membenahi sistem kerja internal. Penguatan koordinasi antardivisi serta penyesuaian mekanisme operasional menjadi bagian dari agenda jangka pendek tiga bulan ke depan.

“Pembenahan sistem dan prosedur harus berjalan bersamaan dengan teknologi. Kalau tidak, hasilnya tidak maksimal,” ujarnya.

Di sisi lain, kinerja penjualan AMDK Hazora disebut menunjukkan tren positif. Penjualan telah melampaui target awal, sehingga membuka peluang peningkatan target di tahun berikutnya.

Namun demikian, Regar mengakui masih ada potensi pasar yang belum tergarap optimal, terutama di lingkungan instansi pemerintah. Segmen OPD, kecamatan, dan kelurahan dinilai dapat menjadi pasar strategis. “Ke depan kami akan lebih aktif menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah di Jember,” katanya.

Dengan kombinasi digitalisasi, pembenahan sistem, dan perluasan pasar, Perumdam Tirta Pandalungan menargetkan penurunan Non-Revenue Water (NRW) sekaligus peningkatan kontribusi perusahaan terhadap daerah. (dsm/why)


Share to