Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-04 14:43:43

Teror di Jember, 7 Rumah Dirusak, 2 Mobil dan 5 Motor Ludes Dibakar

TEROR: Sepeda motor wilik warga Padukuhan Pantungrejo, Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo Kabupaten Jember yang ludes dibakar.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Aksi teror menimpa warga Padukuhan Pantungrejo, Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember.  Sejumlah rumah dan kendaraan milik warga setempat dibakar oleh orang tidak dikenal, Minggu (31/7/2022) lalu. 

Informasi terjadinya teror tersebut disampaikan oleh tokoh masyarakat Kecamatan Silo KH Abdul Muqit Arief, Kamis (4/8/2022). Dalam kejadian itu sedikitnya ada  7 rumah yang dirusak, lalu 2 mobil dan 5 sepeda motor ludes dibakar oleh orang tidak dikenal.

Baca Juga : Temuan Polres Jember: Korban Perusakan di Baban Timur Terduga Pelaku Premanisme

Baca Juga : Soal Baban Timur, Gubernur Khofifah Minta Musyawarah dan Trauma Healing

DIRUSAK: Rumah wilik warga Padukuhan Pantungrejo, Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember yang ikut dirusak.

KH Abdul Muqit Arief yang mantan wakil bupati Jember itu mengatakan, pada saat akan menyampaikan pengajian di dusun setempat masyarakat menceritakan teror tersebut. Bahwa telah terjadi pembakaran rumah dan kendaraan. "Sebelum pengajian dimulai, tokoh-tokoh di situ curhat kepada saya, ada pembakaran," katanya.

Lalu berdasar informasi yang digali Kiai Muqit, teror serupa bukan kali ini saja menimpa warga Padukuhan Pantungrejo.  Teror lain seperti pembakaran dan perusakan tanaman kopi juga pernah dialami sebelumnya.

DIBAKAR: Salah satu mobil milik warga Padukuhan Pantungrejo, Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo yang ludes dibakar.

Namun saat ditanya apa penyebab dan siapa pelakunya, menurut Kiai Muqit, warga enggan melanjutkan cerita. "Kayaknya masyarakat ketakutan. Itu yang saya tangkap," tambahnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama membenarkan informasi tersebut. Saat dikonfirmasi, AKP Dika mengaku tengah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. "Benar, kami masih penyeledikan di TKP," katanya. (as/why)