Tidak Terdampak Perang Iran-Israel, Jamaah Haji Kota Probolinggo Dijadwalkan Tiba 7 Juli

Alvi Warda
Alvi Warda

Sabtu, 28 Jun 2025 16:22 WIB

Tidak Terdampak Perang Iran-Israel, Jamaah Haji Kota Probolinggo Dijadwalkan Tiba 7 Juli

HAJI: Jamaah haji asal Kota Probolinggo saat dilepas keberangkatannya di kantor Pemkot Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Banyak keluarga jamaah haji bertanya-tanya kepulangan jamah haji Kota Probolinggo. Mereka khawatir ada dampak dari perang Iran-Israel. Namun, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo memastikan tidak terdampak.

Sebanyak 214 jamaah haji asal Kota Probolinggo telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji. Jika sesuai jadwal, jamaah haji yang tergabung dalam kloter 86 ini akan tiba di Kota Probolinggo pada Senin malam 7 Juli.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pelaksanaan Haji dan Umrah, Kemenag Kota Probolinggo Didik Heriadi. Dia menyebutkan bahwa jamaah haji asal Kota Probolinggo telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah. "Mereka telah menyelesaikan wukuf di Arafah pada tanggal 9 dan 10," ujarnya.

Kemudian mereka melakukan mabit di Muzdalifah, mabit di Mina, melontar jumrah aqabah selama 3 hari, tahallul awal, tawaf ifadah, sa'i antara Shafa dan Marwah, dan diakhiri dengan tahallul kedua.

"Jadi di sisa waktu ini bisa dimanfaatkan oleh jamaah haji untuk berziarah ke situs-situs sejarah, ataupun melaksanakan umrah sunnah, sebelum nantinya bergeser ke Madinah," katanya.

Didik menjelaskan, nantinya setelah di Madinah, para jamaah haji akan melaksanakan ibadah Arbain, atau melaksanakan salat wajib berjamaah di Masjid Nabawi selama 40 waktu berturut-turut. "Namun karena hanya 8 hari di Madinah, maka ibadah Arbain tidak bisa dilakukan," ujarnya.

Selama pelaksanaan ibadah haji, jamaah asal Kota Probolinggo menurut informasi masih dalam keadaan lengkap, dan kondisinya dalam keadaan sehat, meskipun saat puncak ibadah haji, suhunya menyentuh angka 50 derajat Celsius.

"Selain itu, untuk akomodasi, transportasi dan lain sebagainya untuk jamaah asal Kota Probolinggo semuanya terkendali, meskipun ada sebagian kecil jamaah pada waktu dari Muzdalifah ke Mina yang tidak sabar menunggu bus, akhirnya berjalan kaki," katanya.

Didik menambahkan, jika sesuai jadwal, maka jamaah haji asal Kota Probolinggo akan tiba di Juanda pada Senin (7/7/2025) malam. "Tibanya sekitar pukul 19.30 WIB, kemudian pemeriksaan selama 2 jam, setelah itu berangkat menuju Kota Probolinggo dan diperkirakan tiba pukul 23.00 WIB," tuturnya. (alv/why)


Share to