Amelia Subandi


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-02 17:28:57

Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, DLH Kota Probolinggo Gelar Lomba Kelurahan Berseri

PESERTA: DLH Kota Probolinggo mengundang kelurahan dan kader lingkungan dalam sosialisasi lomba Kelurahan Berseri. Lomba itu digelar tak hanya sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kebersihan linhkungan, namun juga untuk menyeleksi keluarahan terbaik yang akan diikutkan dalam lomba serupa di tingkat provinsi.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kebersihan lingkungan dalam tata kelola kota hingga saat ini masih menjadi problem. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo terus mendorong keterlibatan masyarakat, agar program lingkungan bersih semakin optimal.

Salah satu cara yang dilakukan yakni dengan menggelar lomba “Kelurahan Bersih dan Lestari” atau Kelurahan Berseri tingkat kota. Program bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Lingkungan Hidup (P2KLH) ini nantinya diikuti 10 RW dari 5 Kelurahan dan 5 kecamatan. Rencananya, lomba tersebut digelar akhir Oktober hingga November 2021.

Baca Juga : Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, DLH Kota Probolinggo Menggelar Lomba Kelurahan Berseri

Baca Juga : Apresiasi Karya Seniman, Gelar Pameran Lukisan dan Fashion Show Batik

SOSIALISASI: Kepala DLH Kota Probolinggo Rachmadeta Antarika (tengah) didampingi Kabid P2KLH Neli saat memberikan penjelasan mengenai lomba Kelurahan Berseri yang akan digelar mulai Oktober hingga November 2021.

Kabid P2KLH oada DLH Kota Probolinggo Neli mengatakan, lomba ini digelar menindaklanjuti progarm Pemprov Jatim di bidang lingkungan hidup. Tujuannya, mendorong kesadaran warga dan menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Sehingga, dapat terwujud kelurahan yang bersih, sehat, lestari, dan asri.

“Sosialisasi kegiatan Kelurahan Berseri sudah kami lakukan. Kegiatan ini dimaksudkan memacu pengelolaan lingkungan yang berbasis partisipasi pemerintahan kelurahan dan masyarakat di tingkat RW, yang didukung oleh kader-kader lingkungan di masing-masing kelurahan,” katanya saat ditemui tadatodays.com, Jumat (30/9/2021).

KETERLIBATAN MASYARAKAT: Salah satu program lingkungan bersih yang dilakukan Kelurahan Kebonsari Kulon dan warga. Kolaborasi pemerintah dan masyarakat menjadi kunci program kebersihan lingkungan berjalan optimal.

Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi dalam lomba ini. Pertama, kelembagaan dan partisipasi masyarakat; kedua, pengelolaan lingkungan; ketiga, pengelolaan sumber daya alam; keempat, sanitasi dan kesehatan lingkungan; kelima, sarana dan prasarana; dan keenam. pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH).

“Selain meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, lomba ini juga bertujuan untuk menjaring wilayah yang berpotensi untuk diajukan dalam lomba serupa tingkat Jawa Timur,” jelasnya. Harapannya, program ini tak hanya memenuhi unsur kompetisi, namun juga bisa mengubah cara pandang masyarakat.

INISIATIF: Masyarakat punya peran penting menjaga lingkunganya tetap bersih dan asri. Dengan lingkungan yang bersih dan asri, maka juga terwujud lingkungan yang sehat.

Sementara itu, Lurah Kebonsari Kulon Ikromi Wida Utama mengapresiasi digelarnya lomba Kelurahan Berseri ini. Ia mengaku, pihak kelurahan akan semua elemen masyarakat. baik itu aparatur pemerintahan kelurahan, RT/RW, LPM, kader lingkungan, dunia usaha dan masyarakat untuk memacu pengelolaan lingkungan yg bersih, asri, dan indah.

“Karena tujuan utamanya dalam kegiatan ini bukan sekedar karena ikut lomba dan menyulap lingkungan menjadi bersih. Tapi, kita semua membiasakan menjaga lingkungan. Karena pada hakikatnya, bukan lingkungan yang membutuhkan kita, tapi kita yang membutuhkan lingkungan,” tegasnya. (mel/sp)