Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-03-23 21:17:45

Tingkatkan Produksi Ikan, Bakal Bangun Pelabuhan Perikanan Baru di Jember

ASA: Plt Kepala Dinas Perikanan Jember Tigo Dewanto, saat menjelaskan kepada wartawan terkait rencana pembangunan pelabukan perikanan baru di Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Kabupaten Jember akan segera memiliki pelabuhan perikanan baru. Pelabuhan itu, direncanakan  dibangun di antara pantai Payangan dan Pantai Watu Ulo di Dusun Payangan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, berjarak sekitar 32 kilometer dari Kota Jember.

Plt Kepala Dinas Perikanan Jember, Tigo Dewanto, saat ditemui tadatodays.com usai berkordinasi dengan Bupati Jember Hendy Siswanto, di kantor Bupati Jember pada Selasa (23/3/2021) menjelaskan, pembangunan pelabuhan perikanan baru tersebut akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pelabuhan perikanan yang baru itu nantinya diharapkan bisa mendongkrak produksi perikanan di Jember per tahunnya.

Tigo mengatakan, mulai dari tahun 90 an hingga saat ini, produksi perikanan di Jember per tahunya tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Hal itu disebabkan fasilitas pelabuhan perikanan di Jember yang belum memadai, sehingga produksi perikanan di Jember per tahunnya hanya di angka 9000 ton. “Ditargetkan produksi mencapai 25.000 ton per tahun,” kata Tigo.

Ia melanjutkan, sebelum pembangunan pelabuhan perikanan dimulai, pihaknya memiliki tugas untuk melakukan pendekatan dengan masyarakat sekitar. Karena dari lahan yang dibutuhkan untuk pelabuhan seluas 14 hektare, sebagian di antaranya saat ini ditempati oleh warga.

Menurutnya, sebenarnya tanah tanah yang ditempati warga itu merupakan tanah negara. Namun karena sudah ditempati bertahun tahun, maka perlu pendekatan pendekatan agar tidak menimbulkan konflik. "Agar warga bersedia pindah," katanya.

Kendati demikian Tigo mengaku, warga sekitar menyambut positif dengan rencana pembangunan pelabuhan perikanan ini. Mengingat pelabuhan perikanan merupakan harapan warga, untuk menunjang kegiatan nelayan setempat.

Nantinya, setelah tanah dikosongkan dan dikeluarkan sertifikat untuk pelabuhan, barulah pihak pemerintah provinsi masuk untuk mulai melakukan pembangunan. “Targetnya (pembangunan) 2022,” ujar Tigo.

Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Jember hanya memiliki satu pelabuhan ikan yakni TPI puger yang setiap tahunya menyuplai 7000 ton ikan. (as/don)