Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-30 17:38:16

Truk Muat Kayu Puluhan Ton Dihantam KA, Begini Kondisi Sopir

BERHAMBURAN: Muatan kayu berhamburan setelah truk bertabrakan dengan kereta api di perlintasan tanpa palang pintu masuk Desa Desa Gerongan, Kecamatan Maron, Kabupaten Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan truk terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu masuk Desa Gerongan, Kecamatan Keraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu (30/9/2020).

Meski tak mengakibatkan korban jiwa, muatan truk berupa kayu tumpah ke jalur kereta api. Peristiwa yang terjadi sekira pukul 13.30 WIB itu bermula saat truk nopol S 8077 US melintas di jalur tersebut.

Baca Juga : ASN Pemkab Pasuruan Tertabrak Truk, Meninggal di Tempat

Husain, pengemudi truk mengatakan, ia melaju dari arah timur ke barat. Saat itu, ia mengaku tak melihat ada kereta api akan melintas. Karena itu, ia lantas memaju kendaraannya menyeberangi perlintasa kereta api tersebut.

Baca Juga : Tiga Truk di Pandaan Alami Kecelakaan Beruntun

Sesampainya di perlintasan, muncul kereta api muat koral yang melintas dari barat ke timur. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat tabrakan itu, muatan truk puluhan ton milik PT. IFURA berhamburan.

“Syukur Alhamdulillah menabrak bagian belakang truk. Kalau bagian pengemudi, mati saya,” katanya pada tadatodays.com. Meski selamat, Husain menderita luka di bagian dahinya. Tampak lukanya dibalut perban.

Peristiwa tersebut memantik perhatian warga sekitar. Mereka kemudian membantu mengevakuasi kayu-kayu tersebut. Menurut Husain, ia sebelumnya mengambil barang di Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan. Ia tak menyangka kereta api muncul pukul 13.30 WIB.

Sementara itu, menurut saksi mata sekaligus penjaga perlintasan, Holili, 46, Kereta Api Batu Kricak biasanya melintas pukul 15.03 WIB. Hanya saja, ia tak mengetahui kenapa KA melintas lebih awal.

“Sebenarnya bukan waktunya datang. Saya tidak tahu kenapa datang lebih cepat,” katanya. Selain itu, Holili mengatakan pihaknya sudah mengingatkan sopir truk begitu melihat kereta api melintas. (ang/sp)