UIN KHAS Jember Tegaskan Tak Ada Kenaikan UKT bagi Maba 2024

Dwi Sugesti Megamuslimah
Dwi Sugesti Megamuslimah

Wednesday, 22 May 2024 18:57 WIB

UIN KHAS Jember Tegaskan Tak Ada Kenaikan UKT bagi Maba 2024

KAMPUS: Kampus UIN KHAS Jember di wilayah Mangli, Kabupaten Jember.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Adanya kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta membawa keresahan bagi sejumlah mahasiswa. Namun, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember memastikan tidak ada kenaikan UKT bagi mahasiswa baru (maba).

Kepala Humas UIN KHAS Jember Moh. Nor Afandi memastikan tidak ada kenaikan atau perubahan UKT dikampus yang tertelak di wilayah kelurahan Mangli itu. Pihaknya menyampaikan bahwa calon mahasiswa baru (Camaba) atau mahasiswanya untuk tidak risau terkait adanya isu kenaikan ukt yang belakangan tengah santer menjadi perbincangan.

"Walaupun di luar sana lagi tren untuk berlomba naik (UKT), kami pastikan UKT di UIN khas tidak mengalami kenaikan jadi sesuai dengan Keputusan menteri agama (KMA) RI Nomor 368 tahun 2024," jelasnya, Rabu (22/5/2024).

Besaran UKT itu, lanjut Affandi, memang tetap dan tidak ada perubahan hanya saja mengalami sedikit penyesuain dalam artian pembulatan angka-angkanya saja. "Sifatnya kecil, misalnya Rp 2.450.000 jadi dibulatkan ke ratusan yang mendekati menjadi RP. 2.500.000 atau dibulatkan ke ratusan terdekat. Jadi pada prinsipnya tidak ada kenaikan yang siginifikan hanya pembulatan itu tadi, " sambungnya.

Berdasarkan KMA Nomor 368 tahun 2024 itu disebutkan bahwa besaran UKT tertinggi di UIN KHAS Jember adalah golongan tujuh yakni Rp. 4.700.000 untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Sementara untuk besaran UKT terendah tercatat sebesar Rp. 400.000 dan tersedia di semua Fakultas.

Tak berhenti di situ, nantinya apabila para Camaba merasa keberatan dengan besaran UKT yang harus dibayarkan, mereka bisa melakukan banding pada Semester berikutnya. "Tentunya dengan melengkapi berkas-berkas persyaratan," lanjut Affandi.

Pihak kampus juga menyediakan banyak program beasiswa yang bisa diikuti oleh para mahasiswanya. Diantara program beasiswa Bank Indonesia (BI), BAZNAS, beasiswa Pemkab, serta beberapa lainnya.

Lebih lanjut, UIN KHAS Jember tidak memberlakukan adanya uang pangkal pada jalur masuk penerimaan Mahasiswa manapun.  "Jalur apa saja baik reguler, tes, atau mandiri semua UKT nya sama gak ada uang pangkal, cuma beda jalur penerimaan saja," tegasnya.

Adapun penerimaan di UIN KHAS Jember terbagi dalam tiga jalur. Yakni SPAN-PTKIN, UM-PTKIN serta jalur Mandiri. Pada jalur mandiri sendiri, dibagi menjadi dua yaitu Mandiri Spana dan Mandiri normal.

Mandiri Spana sendiri ditujukan bagi camaba yang memiliki prestasi non akademik baik di level kabupaten, nasional atau internasional. Mereka bisa melampirkan bukti prestasi itu tanpa mengikuti tes tulis.

"Kalau yang mandiri normal artinya maba atau peserta calon mahasiswa mengajukan pendaftaran setelah itu ikut ujian maka diterima tidaknya bergantung daripada hasil ujian, tapi kalau Spana itu jalur prestasi non akademik," ujarnya. (dsm/why)


Share to