Tadatodays


Wartawan Tadatodays.com | 2022-08-01 13:59:32

Vaksinasi Desa Sumberpakem Sudah Capai 70 Persen

VAKSINASI: Jalannya vaksinasi di Balai Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, Jember yang dibantu oleh mahasiswa KKN kolaboratif Unej kelompok Jember, Rabu (27/7/2022).

JEMBER, TADATODAYS.COM - Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) kolaboratif Universitas Jember (Unej) kelompok Jember turut membantu vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Puskesmas Sumberjambe di balai Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe. Vaksinasi di Desa Sumberpakem cukup menggembirakan, karena sudah mencapai 70 persen. Tinggal 10 persen untuk mencapai target vaksinasi nasional.

Dalam kegiatan Rabu (27/7/2022) itu, warga terlihat antusias mengikuti vaksinasi. Untuk vaksinasi ini, pemerintah desa bekerjasama dengan Puskesmas Sumberjambe.

Baca Juga : Mantan Kepala dan Kabid di BPBD Jember Tersangka Pemotongan Honor Pemakaman Pasien Covid-19

Petugas vaksinasi Hendra Puji Purwanto, 28, mengatakan bahwa vaksinasi dapat melindungi diri dari virus Covid-19. “Terutama melindungi virus covid-19 dan menguatkan sistem kekebalan tubuh,” kata Hendra. Menurutnya, vaksinasi oleh tim Puskesmas Sumberjambe yang diikuti mahasiswa KKN kolaboratif ini bertujuan mencapai target herd immunity.

Baca Juga : Kasus Covid-19 Melandai, Pemkab Jember Tetap Kebut Vaksinasi

Puskesmas Sumberjambe menyediakan vaksin jenis Sinovac 60 dosis dan Pfizer 40 dosis. Lalu, menurut Hendra, persentase warga Desa Sumberpakem sudah mencapai angka 70 persen. Angka tersebut sejatinya masih tergolong rendah dalam program vaksinasi di Indonesia. “Pemerintah pusat menargetkan angka 80 persen untuk mencapai keberhasilan dalam program vaksinasi,” katanya. 

Pada kegiatan vaksinasi yang dilakukan Rabu itu di balai Desa Sumberpakem, ada 11 orang yang mendapatkan vaksinasi. Dosis kedua vaksin Sinovac diberikan kepada 1 orang, dosis kedua vaksin Pfizer diberikan kepada 2 orang, dan dosis ketiga vaksin Pfizer diberikan kepada 8 orang. Selanjutnya, tim puskesmas Sumberjambe menyediakan tempat vaksin di jalan Cendrawasih no.2 jika terdapat warga yang ingin datang langsung ke puskesmas tersebut.

Dalam angka 70% tim puskesmas Sumberjambe bekerjasama dengan balai desa dalam program BLT (Bantuan Langsung Tunai) tahun 2021. “Program BLT (Bantuan Langsung Tunai) bekerjasama dengan balai desa, warga sudah banyak yang ikut vaksin, tetapi untuk saat ini sudah berkurang karena sudah tidak dapat bantuan,” tutur Hendra.

Sementara, Kepala Desa Sumberpakem Sofyan Efendi, 44, mengatakan bahwa sudah banyak warganya yang divaksin. Terutama vaksin dosis pertama dan kedua. “Tinggal vaksin booster yang masih beberapa yang belum,” katanya.

Kades Sofyan ingin warganya tuntas divaksin. “Harapan saya harus divaksin semua,” katanya.

Ghea, 26, salah seorang warga yang mengikuti vaksinasi hari itu mengatakan tidak ada reaksi pasca disuntik vaksin. “Tidak ada reaksi,” katanya.

Berbeda dengan Fida, 21, warga Desa Gunung Malang yang mengikuti vaksinasi di Desa Sumberpakem. Fida mengaku gugup setelah disuntik vaksin dosis ketiga. Walau begitu, ia mengaku datang untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga ini atas kesadarannya sendiri. “Saya ikut vaksin ini untuk  kesehatan diri sendiri. Soalnya, ini perlu untuk kesehatan kita,” tutur Fida. (ian/mdw/KKN205/why)