Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-28 15:57:27

Viral Video Joget Berkerumun di Halaman Rumah Kades Tegalwangi

PANDEMI: Sejumlah anggota komunitas truk mini tampak berkerumum sambil berjoget. Padahal, tempat acara tersebut digelar, yakni di Kecamatan Umbulsari, berstatus zona oranye kasus covid-19. (foto: istimewa)

JEMBER, TADATODAYS.COM - Sebuah video yang memperlihatkan ratusan orang tengah joget berkrumun di acara perayaan ulang tahun komunitas truk mini Jember, viral di media sosial (medsos). Karena saat ini penyebaran covid-19 di Jember masih tinggi, pemerintah setempat pun akan menelusuri video tersebut.

Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun facebook bernama “Bagas Ariesta Pratama”, Sabtu (26/6/2021) malam. Dalam 3 video yang diunggah itu terlihat para remaja perempuan dan laki-laki, serta anak-anak berjoget mengikuti alunan musik disko.

Baca Juga : Klaim PPKM Berhasil, Angka BOR Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jember Turun Jadi 75 Persen

Berdsarkan informasi yang dihimpun tadatodays.com, acara itu berlangsung di halaman rumah Kepala Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Sabtu (26/6) malam kemarin. Acara tersebut diikuti oleh 25 kelompok truk mini. Dimana, setiap kelompok memboyong keluarganya di acara tersebut.

Baca Juga : Identitas Sepasang Remaja Bercumbu di Taman Maramis Terungkap, Ini Langkah Kepolisian

Saat dikonfirmasi, Kades Tegalwangi Andi Budi Wibowo, mengakui bahwa acara tersebut digelar di halaman rumahnya. Namun demikian, pihaknya membantah jika kegiatannya tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Andi mengeklaim, di tengah-tengah acara ulang tahun komunikasi truk mini itu, justru pihaknya menyempatkan untuk melakukan sosialisasi terkait pentingnya menerapkan prokes di tengah wabah covid-19 dan Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro. “Karena situasi covid,” kata Andi, Senin (28/6).

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama, Andi juga mensosialiasikan penerapan poskamling.

Andi beralasan, sosialisasi dilakukan di acara tersebut karena dinilai efektif. “Banyak masyarakat berkumpul,” ujarnya.

Terpisah, Camat Umbulsari Akbar Winasis, mengaku baru menelusuri setelah video tersebut viral di medsos. Dari hasil penelusuranya, acara itu diklaim sebagai kegiatan sosialisasi penggunaan masker dan mengaktifkan kembali siskamling sesuai instruksinya.

Meski demikian, pihaknya menyangyangkan kejadian itu dan tetap akan menelusuri lebih lanjut lantaran dalam beberapa hari terahir kasus covid-19 di Kecamatan Umbulsari mengalami peningkatan. "Dari zona kuning jadi oranye," kata Winasis. (as/don)