Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-10 17:25:32

Warga Paiton Tewas Dihantam KA Sri Tanjung, Diduga Sengaja Bunuh Diri

TAK BERNYAWA: Warga mengevakuasi Sami, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, yang tewas setelah diduga menabrakkan diri ke kereta api.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang perempuan bernama Sami, 44, tewas dihantam Kereta Api (KA) Sri Tanjung, Selasa (10/11/2020) pukul 11.00 WIB. Diduga, korban sengaja bunuh diri. Pasalnya, sudah dua kali korban melakukan percobaan bunuh diri.

Peristiwa tersebut terjadi di perlintasan KA Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Tentu saja, kabar ada perempuan tewas dihantam KA membuat heboh warga sekitar.

Baca Juga : Angkut Pasien Covid-19, Ambulans di Banyuwangi Tabrak Polisi Berkendara Motor

Peristiwa nahas tersebut bermula saat satu rangkaian kereta api (KA) Sri Tanjung jurusan Banyuwangi-Lempuyangan, melintas dari selatan menuju utara. Namun, saat KA yang dimasinisi Iqbal Amali melintas di lokasi kejadian, muncul korban yang saat itu berada di pinggir rel kereta api.

Baca Juga : Hindari Jalan Berlubang, Pemotor di Jember Tewas dalam Perjalanan ke Puskesmas

“Ketika kereta api melintas di dekat korban, tiba-tiba korban melompat ke arah kereta api menabrakkan diri. Kemudian korban terpental," terang Kapolsek Leces AKP Ahmad Gandi.

Sementara itu, Muhamad Zamroni warga sekitar yang menjadi saksi kejadian itu mengatakan, ia tidak dapat berbuat apa-apa selain berteriak minta bantuan. Mendengar teriakan Zamroni, warga pun berdatangan ke lokasi kejadian.

Ternyata, warga Dusun Kalianyar 3, RT 12 RW 3, Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo itu sudah tak bernyawa. “Diketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," jelasnya.

Zamroni tak menampik jika korban dua kali melakukan percobaan bunuh diri dengan cara yang sama. Bahkan lokasinya berdekatan dengan lokasi kejadian terakhir. Hal itu ia dapatkan dari keterangan sejumlah warga.

Setelah itu, korban kemudian dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan, sebelum kemudian dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan di rumah duka. Sementara polisi masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. (hla/sp)