Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-02 17:40:00

Waspada! Pelaku Pemberi Makanan Ringan Berisi Serpihan Benda Tajam Berkeliaran di Jember

TEROR: Polisi Polsek Patrang memeriksa kemasan makanan ringan berisi serpihan benda tajam, yang banyak beredar di Kecamatan Patrang. Pelaku yang masih misterius itu melempar makanan itu kepada anak-anak yang tengah bermain di luar rumah.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Seorang bocah berusia 5 tahun, warga jalan Cempedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, nyaris celaka. Pasalnya, ia mendapat wafer dari orang tidak dikenal. Setelah dibuka, wafer itu ternyata berisi serpihan silet.

Mohammad Yasin, orangtua korban menuturkan, pada Minggu (1/8) sore kemarin anaknya tengah bermain di lingkungan setempat. Tiba-tiba datang orang tidak dikenal kemudian memberikan 3 bungkus wafer dengan cara dilempar ke depan rumah.

Baca Juga : Polisi Periksa Pelaku Teror Wafer Berisi Silet, Ini Motifnya

Senang diberi jajan, bocah tersebut langsung membuka dan memakannya. Namun saat dikunyah ternyata di dalem wafer bermerk "Superstart" tersebut terdapat serpihan benda tajam. "Kok terasa keras, terus dibuang. Setelah diteliti, ternyata ada potongan-potongan silet, steples, sama kayak seng," katanya, Senin (2/8/2021) sore.

Warga lain bernama Dibyo menuturkan, anak-anak setempat diberi jajan berisi benda tajam juga terjadi di lingkungannya, Jalan Manggis. Hanya saja, anak-anak mendapatkan minuman sereal yang isinya benda tajam seperti paku, steples,  dan mur yang berkarat.

Dibyo berharap pelaku segera ditangkap karena menurutnya hal tersebut sangat mengkhawatirkan para orang tua. "Tolong ini cepet-cepet ditangkap karena ini bahaya, urusan nyawa," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Patrang AKP Heri Supadmo saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian serupa bukan kali ini saja terjadi. Tetapi dalam sepekan terahir terdapat 5 laporan yang sama.

Pihaknya mengaku telah mendatangi sejumlah korban dan menggali keterangan dari sejumlah saksi dan bekerjasama dengan Resmob Polres Jember untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku. "Apa maksud dan motifnya," kata Heri.

Atas kejadian itu, Heri mengimbau agar masyarakat waspada dan melakukan pengawasan ektra terhadap anak-anak saat bermain di luar rumah. (as/don)