Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-09 22:50:32

Wow! Perbaikan Taman di Kota Probolinggo Digelontor Rp 1 Miliar

TAMAN KOTA: Pemkot Probolinggo mulai memperbaiki sejumlah taman di wilayahnya yang selama ini kurang terurus. Nah, dana yang digelontorkan untuk proyek tersebut mencapai 1 miliar rupiah.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kota Probolinggo kini kembali memperhatikan kondisi taman kota, yang sebelumnya terkesan kurang terurus. Untuk itu, pemkot melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengelontorkan anggaran hingga Rp 1 miliar untuk perbaikan taman.

Dana yang cukup fantastis itu nantinya untuk mempercantik taman-taman yang ada di pinggiran tiga ruas jalan, serta tiga ruang terbuka hijau (RTH). Yakni Taman Maramis, Taman Semeru dan Taman Manula.

Baca Juga : Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, DLH Kota Probolinggo Menggelar Lomba Kelurahan Berseri

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan Lingkungan Hidup (P2KLH) DLH Kota Probolinggo, Suciati Ningsih membenarkan adanya dana perbaikan taman kota tersebut.

Baca Juga : Tingkatkan Kepedulian Masyarakat, DLH Kota Probolinggo Gelar Lomba Kelurahan Berseri

Suciati menjelaskan, anggaran itu nantinya akan digunakan dengan cara penunjukan langsung. Sebab, setiap anggaran perbaikan taman jalan dan tiga RTH itu besarannya berbed. "Estimasi pekerjannya dideadline hingga akhir bulan November 2021," katanya.

Sementara itu, salah satu pelaksana proyek perbaikan taman, Wafi mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan proyek perbaikan taman kota di sejumlah ruas jalan di Kota Probolinggo. Di antaranya taman di kawasan Stadion Bayuangga dan Jalan Gus Dur.

Wafi menjelaskan, dalam proyek taman tersebut sifatnya hanya perbaikan. Seperti memperbaiki bangunan yang rusak, dan menata kembali bunga taman. “Bunga apa aja udah, terserah," ujar Wafi.

Setelah selesai perbaikan, kata Wafi, pihaknya masih mempuyai tanggung jawab untuk memelihara bunga selama empat bulan setelah perbaikan. "Kalau (bunga) ada yang mati, nanti akan kami ganti," katanya.

Masih kata Wafi, terkait dengan besaran anggaran yang digunakan, pihaknya belum mengetahuinya. "Kami hanya garap aja, mas,” tuturnya. (ang/don)