Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-15 13:04:47

Akses Pendaftaran PPDB Online di Kota Probolinggo Dikeluhkan Orangtua

APLIKASI: Aplikasi PPDB Online milik Pemkot Probolinggo dikeluhkan oleh calon wali murid, sebab untuk mengakses pendaftaran terkendala lambatnya jaringan.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sejumlah orangtua yang hendak mendaftarkan anaknya secara online melalui aplikasi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Probolinggo, mengeluhkan susahnya untuk mengakses kolom pendaftaran pada sekolah SMP.

Hal itu diketahui saat salah satu orangtua murid bernama Agus Purwoko, warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Mayangan ketika mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 10, Senin (14/6/2021) siang. Ia mengatakan, pihaknya rela menunggu sampai berjam-jam saat akses internet terbambat.

Baca Juga : Komunitas Kita Produktif, Solusi Belajar Anak Didik pada Masa Pandemi

Bahkan, ia rela tidak bekerja karena pendaftarannya harus mengakses di rumah masing-masing peserta. Menurutnya, tak hanya dia yang mengeluh, keluhan yang sama juga diungkapkan orangtua lain melalui whatsapp grup.

Baca Juga : Komunitas Kita Produktif, Solusi Belajar Anak Didik di Masa Pandemi

Ia menduga, lambatnya akses itu karena banyaknya orangtua yang mengakses aplikasi tersebut. “Daya kecepatan server tak sebanding dengan jumalah yang mengakseses," ujarnya.

Agus juga menyayangkan tidak tersedianya aplikasi PPDB Online Kota Probolinggo di playstore. Dikatakannya, bahwa para orangtua mendapatkan aplikasi dari kiriman pihak sekolah yang dituju dan antar calon wali murid.

Bahkan menurutnya, karena tidak masuk di google play atau playstore, maka saat aplikasi tersebut saat diinstal terdapat peringatan dari HP. “Ada perintah kalau aplikasi tidak dikenal dan berbahaya bagi HP," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat, Mohammad Maskur, menyarankan kepada orangtua jika mendapatkan kendala saat mendaftar bisa melaporkan ke panitia di kantor (Dikbud). "Saya upayakan akan mendapatkan bantuan dari tim," ujarnya saat ditemui di kantor DPRD.

Pria yang karib disapa Maskur menegaskan, bilamana pada masa akhir pendaftaran para orangtua belum ada yang mendaftarkan anaknya ke sekolah, hal itu sudah dipertanggungjawabkan oleh panitia. “Ada masa tenggang waktu yang ditetapkan,” kata Maskur.

Selain itu, Maskur akan berupaya akan menambah jaringan internet agar mudah diakses selama masa pendaftaran. Sehingga para orangtua tidak perlu khawatir, sebab pihaknya telah bekerjasama dengan pihak ketiga dan tim pengelola server. Misalnya, kecepatan server 1000 akan ditambah menjadi 2000. “Termasuk konsep menempatkan aplikasi ke google Playstore," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo Mokhamad Jalal, mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Disdikbud untuk segera memperbaiki akses jaringan. “Dan memberikan pelayanan non-digital bagi orangtua,” kata Jalal. (ang/don)